Suara.com - Curah hujan tinggi yang mengguyur sebagian wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memicu bencana banjir di Jorong Gantiang, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Minggu (22/12/2019).
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, M Luthfi Ar mengatakan, hujan yang mengguyur semenjak Minggu sore ini merendam 36 rumah, dengam ketinggian beragam dari 50 cm hingga mencapai 2 meter.
"Malam ini kita melakukan evakuasi 6KK menggunakan perahu karet karena rumah mereka terendam banjir cukup dalam sehingga sulit untuk di evakuasi," ujarnya sebagaimana dilansir Covesia.com (jaringan Suara.com), Minggu malam.
Tidak hanya menggenangi rumah, luapan air juga menggenangi badan jalan di wilayah tersebut dengan ketinggian hampir mencapai 2 meter yang mengakibatkan jalur itu tidak bisa dilewati alias putus. Sementara itu, curah hujan tinggi masih berpotensi mengguyur di sekitar lokasi.
"Evakuasi sudah dilaksanakan, sebanyak 12 KK yang terjebak banjir yang besar terpaksa dipindahkan kelokasi aman," katanya.
Sementara itu, pada saat yang sama bencana banjir bandang juga menghantam Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya.
Luapan air menggenangi satu unit rumah, kantor wali orong dan sarana olahraga di daerah setempat. Saat ini pembersihan dilakukan dengan mengerahkan satu unit alat berat.
Berita Terkait
-
Gagal Nikahi Pujaan Hati, Riski Nekat Gantung Diri
-
Luapan Air Terjun Lembah Anai Berkurang, Jalan Sudah Bisa Dilalui
-
Ruas Jalan Nasional Penghubung Kota Padang-Pasaman Barat Terendam Banjir
-
Gagal Menikah pada Detik - detik Terakhir, Duda 25 Tahun Bunuh Diri
-
Puluhan Bunga Langka yang Dilindungi Ditemukan BKSDA Agam di Hutan Maninjau
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra