Suara.com - Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menembak mati pelaku pengedar narkoba berinisial AJI. Pelaku pengedar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi itu ditembak di Tamansari, Jakarta Barat, pada Jumat (20/12) malam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, informasi terkait adanya pengedaran narkoba tersebut bermula dari laporan warga. Kemudian, Subdit II Ditresnarkoba menindaklanjuti laporan tersebut.
Yusri menejelaskan, alasan pihaknya melakukan tindakan tegas dengan melepaskan timah panas lantaran pelaku, yakni AJI, berusaha melawan petugas dan melarikan diri.
"Pelaku mengaku menyimpan 1 kilogram sabu di tanah kosong. Saat diminta menunjukkan barang bukti itu, dia berupaya melawan dan melumpuhkan petugas karena berusaha melarikan diri," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019).
Sesuai standar operasional prosedur (SOP), aparat kepolisian akhirnya melakukan tindakan tegas dengan melepaskan timah panas. Setelah itu, pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak tertolong.
"Saat hendak dibawa ke rumah sakit, tersangka meninggal dunia dalam perjalanan," ujarnya.
Yusri mengungkapkan, dalam operasi tersebut turut menyita barang bukti berupa sabu seberat 1 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 22 butir.
Selain itu juga turutdisita sebilah senjata tajam yang digunakan pelaku saat hendak ditangkap oleh aparat kepolisian.
Baca Juga: Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba di Cakung Jakarta Timur
Berita Terkait
-
Gugatan Ditolak Hakim PTUN Bandung, Warga Tamansari: Semua Masuk Angin
-
Kuasa Hukum Warga Tamansari Ajukan Banding Usai Hakim PTUN Tolak Gugatan
-
PTUN Bandung Tolak Gugatan Warga Tamansari Soal Izin Lingkungan Rumah Deret
-
Warga Korban Penggusuran Tamansari Bertahan di Masjid, Begini Reaksi Oded
-
Lupakan Rivalitas, Jakmania Peduli Korban Gusuran Tamansari Bandung
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Istana Ungkap Strategi Kembalikan Kepercayaan Publik di Tengah Dinamika Nasional
-
Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan
-
Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas
-
Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T
-
Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik