Suara.com - Fotografer National Geographic Joel Sartore kehilangan tas berisi laptop dan kamera miliknya di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Berbagai foto-foto dan data hewan langka dalam laptop tersebut ikut raib.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat (20/12/2019) malam saat Joel Sartore hendak melakukan perjalanan kembali ke Amerika Serikat.
Pesawat yang ditumpangi oleh Joel transit selama beberapa jam di Bali. Saat Joel sedang makan tak jauh dari pintu masuk keberangkatan internasional Bandara Ngurah Rai, tas berisi 3 buah kamera, 1 buah laptop, 3 buah hardisk eksternal dan beberapa dokumen penting dicuri.
"Dalam waktu yang sangat singkat, sekitar 2-3 detik, ketika dia sedang menunduk untuk memakan makanannya, tas tersebut hilang," demikian siaan pers yang diterima Suara.com, Senin (23/12/2019).
Dalam laptop dan hardisk milik Joel yang raib tersebut, tersimpan sebanyak 162 spesies langka yang telah dipotretnya selama dua minggu terakhir di sejumlah wilayah di Indonesia. Foto-foto tersebut merupakan proyek Photo Ark yang mendokumentasikan spesies-spesies langka di dunia.
Saat ini, Joel juga sudah melaporkan insiden tersebut ke pihak berwajib. Foto pelaku yang diambil dari CCTV juga telah disebarkan agar pelaku bisa segera tertangkap.
Joel juga membuat sayembara akan memberikan imbalan kepada sipapun yang dapat mengembalikan laptop beserta hardisk miliknya itu. Sebab, data-data dalam laptop dan hardisk tersebut sangat penting.
"Data yang hilang sangat penting dan dikhawatirkan beberapa hewan tersebut telah punah bila menunggu kedatangan Joel Sartore yang berikutnya ke Indonesia, maka Joel Sartore akan memberikan imbalan kepada siapa pun yang bisa mengembalikan laptop dan harddisk (HD) yang dicuri," ungkapnya.
Baca Juga: Jembatan di Taman Hutan Kota Kemayoran Roboh, Moeldoko: Urusan Menteri...
Berita Terkait
-
Kiprah Samadi jadi Maling, Modal Tanah Kuburan dan Ilmu Sirep
-
Curi Belasan Ayam Bangkok, 2 Pria di Kulon Progo Akhirnya Diringkus
-
Curi Uang 1,2 M, Eks Pegawai Bank Ditangkap Setelah Pamer di Medsos
-
Tetangga Kemalingan, Ada Jejak Kaki yang Diyakini Warga Milik Tuyul
-
Terekam CCTV Bobol Kantor KUA, Maling Ini Cuma Curi 200 Buku Nikah
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran