Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyoroti unggahan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tengah menggedong cucunya, Jan Ethes.
Foto tersebut diunggah akun Twitter @jokowi pada Minggu (29/12/2019). Jokowi yang mengenakan kemeja putih tampak mendekap Jan Ethes dalam gendongannya di mal.
Sementara dalam narasinya, Jokowi menuliskan, "Lelah bermain, nyaman di gendongan".
Tiga jam setelah diunggah, unggahan Jokowi menuai perhatian khalayak. Banyak warganet yang memberikan sanjungan dan sindiran untuk unggahan tersebut.
Salah satunya Ferdinand Hutahaean yang menanggapi postingan Jokowi dengan kritis. Ia menyoroti kata gendongan dalam narasi yang dituliskan di akun Twitter Jokowi.
Ferdinand memaknai kata gendongan tersebut sebagai bantuan yang harus diberikan pemerintah kepada rakyat yang kesusahan, sehingga ia melontarkan pertanyaan kritis kepada Jokowi.
"Rakyat yang lelah harus ke gendongan siapa Pak? Semoga pemerintah segera mampu memberi pertolongan kepada rakyat," cuit Ferdinand.
Menurut Ferdinand, mestinya Jokowi tak hanya menggendong cucunya namun juga meringankan beban rakyat. Sebab, ada sejumlah kebijakan yang dinilai menambah kesengsaraan rakyat seperti soal pungutan atau kebijakan kenaikan tarif tertentu.
Maka dari itu, Ferdinand berharap kedepannya Jokowi bisa menggendong rakyat.
Baca Juga: Bikin Kaget, Segini Estimasi Harga 6 Sepeda yang Ditabrak Avanza PNS Polri
"Gendongan dalam arti pemerintah meringankan beban rakyat bukan menambah beban rakyat dengan pungutan2 dan kenaikan tarif. Semoga pak Presiden..!! Rakyat berharap..!!" imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Mahfud MD Yakin Ada Korupsi di Kasus Kuota Haji: Feeling Saya Mengatakan Pasti Ada
-
Disdik DKI Jakarta 'Puasakan' Siswa dari Gadget Saat Jam Pelajaran, Begini Mekanismenya
-
Tiket Whoosh Cuma Rp225 Ribu Lewat Promo 'January Best Deal', Cek Jadwalnya di Sini!
-
DBH Dipangkas, Anggaran Menyusut, Target Sekolah Gratis Jakarta Ikut Menciut
-
Kasus TPPO Jual Bayi Terungkap di Medan, Kemen PPPA Sebut Modus Sudah Dilakukan Sebelum Anak Lahir
-
Nasib Sudewo di Ujung Tanduk, Gerindra Gelar Rapat Kehormatan Tentukan Status
-
Menteri PKP Ara Konsultasi ke KPK, Targetkan Meikarta Jadi Lokasi Rusun Subsidi pada 2026
-
Jakarta Menuju Kota Inklusif, Gubernur Pramono Luncurkan 32 Bus Sekolah Baru Khusus Disabilitas
-
Dasco Hormati Proses Hukum KPK soal Bupati Pati, Ungkap Pesan Menohok Prabowo
-
Percepat Durasi, Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Hukum Acara Perdata Jadi Inisiatif DPR