Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri berjanji akan membawa lembaga antirasuah lebih baik. Firli juga mengakui kalau pemberantasan korupsi di tanah air sudah berjalan baik meski harus ada perbaikan.
"Saya kira prestasi cukup mengembirakan walaupun di sana sini masih perlu kita tingkatkan dan kami lima pimpinan KPK sepakat membawa KPK lebih profesional," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019).
Ia dan pimpinan KPK yang lain kata Firli, akan bekerja dengan baik. Hal ini bertujuan agar Indonesia terbebas dari korupsi.
"Kami akan lebih transparan, akuntabel dan bekerja keras mempusatkan pikiran dan tenaga untuk pemberantas korupsi diseluruh tanah air Indonesia. Saya kira itu," ujar Firli
Lebih lanjut, dengan usia KPK 16 tahun dinilai sudah cukup dewasa bila diibaratkan dengan manusia. Dimana lembaga antirasuah telah memberikan andil besar di Indonesia dalam pemberantasan korupsi.
"16 tahun KPK melaksanakan pengabdiannya tentu selama 16 tahun itu juga banyak tantangan yang harus juga kita hadapi begitu juga ke depan," tutup Firli.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget