Suara.com - Banjir terpantau mulai surut di sejumlah wilayah di Jabodetabek. Karena itu, perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line mulai normal pada Jumat (3/1/2019).
Hal itu diungkap oleh VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba. Meski mulai normal, masih ada pembatasan perjalanan KRL di sejumlah jalur. Salah satunya adalah jalur Tangerang-Duri.
"Khusus untuk KRL lintas Tangerang-Duri hingga saat ini perjalanannya hanya sampai Batu Ceper karena masih adanya genangan air antara Stasiun Batu Ceper-Stasiun Rawa Buaya," ujar Anne dalam keterangan tertulis, Jumat (3/1/2020).
Jalur Pondok Ranji sampai Kebayoran juga masih dibatasi pasca-banjir. Kecepatan KRL yang melintas di lintasan itu hanya diperbolehkan sampai 40 km per jam.
"Begitu pula lintas di sekitar Kampung Bandan, masih diberlakukan pembatasan kecepatan dengan 30 km per jam," katanya.
Anne mengatakan, selain tiga pengaturan tadi, jalur KRL lainnya sudah bisa beroperasi secara normal. Ia meminta agar para pengguna berhati-hati dalam menaiki kereta dan tidak memaksa jika sudah penuh.
"Informasi terupdate mengenai perjalanan KRL dapat dilihat melalui akun media sosial twitter @commuterline, instagram @commuterline, dan call center 021-121," pungkasnya.
Berita Terkait
-
KTP, KK, Akta Kelahiran Hilang karena Banjir? Urus ke Dukcapil Sekarang
-
Ini Ruas Jalan di Jakarta yang Sudah Tak Banjir, Bisa Dilewati
-
Banjir Bekasi Surut, Pasokan Air Bersih Mulai Lancar
-
Banjir Jakarta, Warganet Serbu Akun Resmi Formula E Desak Acara Dibatalkan
-
Bak Liburan di Bali, Model Cantik Ini Naik Bebek Karet saat Jakarta Banjir
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui