Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan santunan uang tunai Rp 15 juta untuk korban banjir meninggal dunia. Uang itu akan diberikan ke ahli waris.
Santunan itu khusus untuk korban banjir di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Hal itu dikatakan Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat mengunjungi lokasi banjir di Ciledug Indah 2, Kota Tangerang, Jumat (3/1/2020).
Kemensor menerima data korban tewas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sejauh yang ia tahu, data BNPB menyatakan korban tewas akibat banjir Jabodetabek mencapai 26 jiwa.
"Sementara yang kami pegang adalah 26 jiwa," ucap dia.
"Paling banyak itu di Bogor Jawa Barat sampai 11 jiwa. Nanti normalnya akan kita berikan per jiwa Rp 15 juta," tambah Ari, panggilan akrabnya.
Selain bantuan uang tunai, Kemensos juga akan memberikan bantuan berupa logistik kepada korban banjir.
"Sebentar lagi bantuan dari Kemensos datang. Bantuan logistik, makanan siap saji, ada selimut, ada perlengkapan anak-anak, akan kami drop di titik ini," terangnya.
Berita Terkait
-
Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Butuh Alat Kebersihan
-
MRT Jakarta Fase II Budaran HI - Kota Akan Dirancang Tahan Banjir
-
Proses Restorasi Surat Berharga Milik Korban Banjir di ANRI
-
Mas Menteri Nadiem Makarim Pun Ikut Disalahkan saat Banjir Jakarta
-
Respons Ahok soal Banjir Viral Lagi, Sebut Gubernur Sekarang Lebih Pintar
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!