Suara.com - Beberapa agenda dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kunjungannya ke Rumah Susun (Rusun) Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Usai menunaikan salat Jumat, ia kali ini melakukan santap siang bersama para pengungsi.
Menu makanannya nasi Padang. Isinya telur rebus, sayur dan sambal.
Rusun ini merupakan salah satu lokasi pengungsian warga sekitar yang terkena banjir. Bencana ini sendiri sudah terjadi sejak Rabu 1 Januari sampai Kamis 2 Januari 2020.
Acara makan siang bersama itu dilakukan di teras lantai dasar gedung D rusun ini. Sambil menunggu Anies yang salat Jumat, warga duduk melingkar.
Ketika Anies datang, mantan Mendikbud ini membagikan makanan satu persatu kepada warga bersama petugas lainnya. Ia meminta agar warga tak berebut karena semuanya akan kebagian.
"Tidak usah khawatir, semua pasti kebagian," ujar Anies di lokasi, Jumat (3/1/2020).
Setelah itu, ia juga turut memimpin doa sebelum makan. Peserta makan bersama ini didominasi para lansia dan anak-anak.
"Kalau mau makan ada doanya kan?" tanya Anies.
"Ada," jawab warga.
Baca Juga: Eko Patrio Sambangi Korban Banjir di Kawasan Bidara Cina
"Ya sudah kita doa dulu yuk," kata Anies.
Setelah berdoa, Anies juga duduk di samping seorang kakek. Ia membantu membuka satu persatu lauk dalam kotak nasi padang milik kakek itu.
Setelah itu ia makan bersama dengan warga lainnya. Usai makan bersama, mantan Mendikbud ini minta agar warga juga mendoakan agar air segera surut dan Jakarta tak lagi banjir.
"Habis makan nanti sama-sama berdoa ya biar banjir cepat surut, dan Jakarta tak lagi banjir," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI