Suara.com - Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang disebut membaca buku berjudul 'Pedoman Menata Kata' beredar di media sosial. Warganet ramai membicarakannya.
Foto tersebut muncul dalam unggahan pemilik akun Facebook Ridla Pramesti pada Rabu (3/1/2020). Dalam foto itu terlihat juga tulisan berbunyi: "Kata, Bukan Kota, pantesaaann".
Sementara dalam dalam unggahan akun Ridla Pramesti dituliskan narasi sebagai berikut.
Catatan yang dirangkum dari Netizen +62:
1. Tahun 2019 ditutup dengan KENANGAN Sedangkan tahun 2020 dibuka dengan GENANGAN.
2. Penyebab banjir selain warga MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAH juga akibat MEMILIH GUBERNUR SEMBARANGAN.
3. Sejak jaman kumpeni, jakarta itu banjir karena rawa TEMPATNYA AER, kini ditambah banjir KATA-KATA GABENER.
4. Terbukti gabener itu AHLI TATA KATA yang tak becus MENATA KOTA.
5. Terungkap gabener tak mau kerjasama dengan pemerintah pusat yang membuat warganya menjadi korban.
6. TGUPP yang jumlah 70-an orang dengan gaji milyaran TERBUKTI tak bisa mengatasi masalah.
7. Rencana Jakarta menjadi tuan rumah BALAP MOBIL FORMULA Esebaiknya diganti LOMBA PERAHU NAGA.
8. Pemerintah pusat ingin NORMALISASI sungai, gabener maunya NATURALISASI. Ini gabener atau ketua PSSI?
9. Saat gubernur Ahok banyak sekali titik genangan, kini saat gabener hanya SATU TITIK GENANGAN.
10. Kangen cuitan AA Gym salah satu PAKAR RASIS.
11. Gabener memenuhi janjinya saat kampanye, tak hanya menciptakan kail dan ikannya, juga menciptakan kolamnya.
12. Ahok sekarang ngurusin MINYAK sedang gabener ngurusin AIR. Minyak dan air sulit untuk bersatu.
13. Banjir bisa terjadi ketika TATA RUANG dikalahkan TATA KATA.
14. ABAS Lebih hebat dari Bu Susi, sanggup MENENGGELAMKAN JAKARTA, bukan cuma menenggelamkan kapal.
Benarkah, dalam foto itu Anies membaca buku 'Pedoman Menata Kata'?
Penjelasan
Hasil penelusuran turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, unggahan tersebut tidak benar.
Foto dalam unggahan Ridla Pramesti telah dimanipulasi sedemikian rupa dengan ditambahi narasi bernada menyudutkan.
Baca Juga: Berawal dari Kena Petasan, 4 Orang Bacok Remaja 15 Tahun Hingga Tewas
Foto Anies membaca buku diambil dari jejaring Instagram @galaksi_aksara_kita pada 2 Desember 2019. Dalam foto itu, tampak Anies membuka 'Buku Anti Baper' bukan buku 'Panduan Menata Kata'.
Akun @galaksi_aksara_kita juga membagikan foto bagian depan 'Buku Anti Baper' yang dibaca Anies. Namun, dalam unggahan akun Ridla Pramesti, judul buku tersebut kemudian diedit menjadi 'Panduan Menata Kata'.
Kesimpulan
Foto dalam unggahan Ridla Pramesti adalah palsu alias hoaks. Unggahan tersebut sengaja diubah untuk mengecoh atau masuk dalam ketegori Manipulated Content. Faktanya, Anies tidak membaca buku berjudul 'Panduan Menata Kata' tapi 'Buku Anti Baper'.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek