Suara.com - Pendakwah Abdullah Gymnastiar atau yang karib disapa Aa Gym menyebut Gubernur DKI Jakara Anies Baswedan adalah manusia yang beruntung.
Pernyataan ini disampaikan Aa Gym dalam sebuah tausyiah bertajuk "Beruntungnya Gubernur DKI Jakarta" yang diunggah akun Instagram @salingsapaid, Jumat (10/1/2020).
"Saya kira orang yang sangat beruntung itu Gubernur DKI Jakarta sekarang," ungkap Aa Gym.
Bukan tanpa sebab, menurut Aa Gym, Anies Baswedan kerap menjadi sasaran publik lantaran dicari-cari kesalahannya, sementara kelebihannya tidak dipandang. Hal itu dianggap sebagai sebuah karunia besar.
"Itu dikit-dikit dicari kesalahannya, dibully. Saya membayangkan di akhirat itu untung betul. Kekurangan sedikit saja dikoreksi, kelebihannya tidak puji,ini kan karunia besar Pak," imbuhnya.
Lebih lanjut, Aa Gym merangkan hidup di dunia hanya sementara, kehidupan yang sesungguhnya adalah di akhirat. Begitu pula dengan jabatan Gubernur tidak akan diemban selamanya maksimal 2 periode.
Oleh karena itu, jika sebagai pemimpin di dunia kerap disudutkan karena dicari kesalahannya, maka kelak akan meringankan beban di akhirat.
"Jadi ini salah karunia, kalau kita berbuat baik tidak diharga, supaya makin sempuran keikhlasannya, gugur dosa-dosanya," kata Aa Gym.
Sejak dibagikan, video ceramah pendek Aa Gym tersebut telah disaksikan lebih dari 57, 619 kali. Tak sedikit warganet yang mengamini pernyataan Aa Gym.
Baca Juga: Begini Penampakan Gerhana Bulan Penumbra
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara