Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo sudah menerima soal untuk proses penyeleksian calon pegawai negeri sipil (CPNS). Soal tersebut menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).
Tjahjo mengatakan soal-soal itu disusun oleh sejumlah perguruan tinggi hingga Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Terkait tingkat kesulitan soal, Tjahjo mengaku tidak mengetahuinya.
"Soal itu yang nyusun satu tim beberapa perguruan tinggi, kemudian melibatkan BNPT juga mengenai wawasan kebangsaan dan sebagainya melalui mendikbud, jadi kami enggak tahu (isi) soalnya," kata Tjahjo di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).
Kemudian Tjahjo menyampaikan tingginya antusias masyarakat yang mengikuti proses penyeleksian CPNS 2019. Setidaknya ada 3,8 juta pelamar yang lolos administrasi dan akan lanjut menjalani tes CAT.
Politikus senior PDI Perjuangan ini juga meminta maaf karena untuk CPNS 2019 hanya menyediakan 150 ribu kursi di berbagai kementerian atau lembaga. Pasalnya, saat ini pemerintah memutuskan untuk meniadakan pengadaan pegawai administrasi.
"Saya kira ini menyesuaikan, kami tidak menambah pegawai administrasi tapi menambah-nambah tenaga-tenaga yang dibutuhkan, ahli IT, dokter guru, penyuluh-penyuluh pertanian yang kita tingkatkan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik