Suara.com - Kepolisian menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di jasad Machmud (75), pria paruh baya yang ditemukan tewas di Taman Jogging Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara pada Senin (13/1/2020) sore kemarin. Saat ditemukan, jasad Machmud tergeletak di bawah pohon.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan" ujar Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP M. Fajar saat dikonfirmasi, Selasa (14/1/2020).
Fajar juga buka suara soal keterangan saksi yang menyebut sempat ada ular di tubuh korban. Dia mengaku tidak melihat ada ular di sekitar tubuh Machmud.
"Saya tidak lihat ada ular dan gigitan ular," katanya.
Saat ini, polisi masih menunggu hasi visum dari pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo guna memastikan penyebab kematian Machmud.
Sebelumnya, warga di sekitar Taman Jogging Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara digemparkan dengan penemuan mayat pria pada Senin (13/1/2020) sore. Jasad tersebut ditemukan tergeletak di bawah pohon.
Setelah ditelisik, identitas jasad tersebut bernama Machmud (75). Diduga, pria paruh baya itu meninggal karena sakit.
Berita Terkait
-
Jasad Pria Paruh Baya Ditemukan di Bawah Pohon di Taman Jogging Kemayoran
-
Telepon Mendadak Terputus, Detik-detik Bupati Boven Digoel Tewas di Hotel
-
Sempat Hadiri Rakernas PDIP, Bupati Boven Digoel Tewas di Hotel Mercure
-
Dilaporkan Hilang, Lansia di Kulon Progo Ditemukan Tewas di Parit
-
Hendak Ambil Mesin Air, Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Cipayung
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!
-
Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI