Suara.com - Ribuan pengemudi ojek online atau Ojol bakal menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/1/2020) besok siang. Mereka menuntut pemerintah segera membuat payung hukum bagi Ojol.
Presidium Gabungan Transportasi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono, mengatakan aksi tersebut rencananya bakal digelar selama dua hari. Pada Kamis (16/1/2020) aksi bakal digelar di depan Gedung DPR RI.
"Besok titik kumpul di IRTI dari situ kita long march ke Kementerian Perhubungan selanjutnya ke Istana Merdeka. Kemudian, Kamis (16/1) aksi dilanjutkan ke DPR RI," kata Igun saat dihubungi Suara.com, Selasa (14/1/2020).
Igun mengklaim aksi tersebut bakal diikuti 5 ribu pengemudi Ojol yang bakal turut serta dalam aksi bertajuk Ojol Nusantara Bergerak. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti, Sumatera, Kalimantan, Palembang, Jawa, Bali, Bengkulu dan Lampung.
"Total estimasi massa kita 5 ribu," katanya.
Menurutnya, sebagaian dari peserta aksi tengah dalam perjalanan menuju Jakarta. Para pengemudi Ojol itu menuju Jakarta dengan menggunakan sepeda motor.
"Mereka ke sini pada pakai roda dua. Sebagian dari mereka sedang dalam perjalanan ke Jakarta," ungkapnya.
Lebih lanjut, tuntutan yang akan disampaikan di depan Istana adalah meminta agar pemerintah segera membuatkan payung hukum bagi Ojol. Hal itu dikatakan Igun sebgaimana yang pernah dijanjikan pemerintah.
"Ojek online menuntut adanya payung hukum atau legalitas dari pemerintah," tandasnya.
Baca Juga: Mercure Alam Sutera Beri Pengalaman Sopir Ojol Ini Menginap di Hotel
Berita Terkait
-
Pesan Makanan, Perempuan Ditipu dan Dilecehkan Driver Ojek Online
-
Tangis Tukang Ojek Online dapat Tergadaikan
-
Ojek Online di Jogja Merugi Hingga Ratusan Ribu Gegara Ulah Orderan Fiktif
-
Gara-gara Bom Bunuh Diri, Daftar Jadi Sopir Ojek Online Bakal Diperketat
-
Bom Bunuh Diri di Medan, Kemenhub Minta Jaket Ojek Online Tak Dijual Bebas
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita