Suara.com - KrioRus, perusahaan cryonics yang meluncurkan program pembekuan otak di Rusia telah menerima lebih dari 70 orang yang mendaftar.
Orang-orang ini rela membayar malah dengan harapan dapat hidup kembali di masa depan.
Dilaporkan Dailymail, Selasa (14/1/2020), 70 orang yang telah mendaftar untuk program pembekuan tersebut beberapa memilih menyimpan seluruh tubuhnya. Sementara yang lain hanya ingin otaknya dibekukan.
Mereka rela membayar biaya £ 11.000 atau Rp 196 juta untuk pembekuan otak.
KrioRus juga menawarkan layanan dengan biaya £ 28.000 atau Rp 498 juta untuk pembekuan seluruh tubuh.
Setelah mati, mereka akan ditempatkan dalam tong besar berisi nitrogen cair. Tong ini ditempatkan di gudang di luar Moskow yang dimiliki oleh KrioRus.
Pasien, demikian KrioRus menyebutnya, disimpan pada suhu -320.8F dengan tujuan melindungi tubuhnya dari kerusakan.
Ini agar mereka berpotensi dihidupkan kembali di masa depan ketika ilmu pengetahuan berkembang cukup untuk menyembuhkan penyakit apa pun yang mungkin mereka alami, termasuk kematian itu sendiri, kata KrioRus.
Direktur KrioRus, Valeriya Udalova membekukan anjingnya ketika meninggal pada tahun 2008. Dia berpendapat hal itu membantu orang mengatasi rasa kehilangan.
Baca Juga: Kurang Laku, Royal Enfield Stop Produksi Motor Bermesin 500 cc
Dia mengatakan kemungkinan manusia akan mengembangkan teknologi untuk menghidupkan kembali orang mati di masa depan, tetapi tidak ada jaminan teknologi semacam itu.
KrioRus mengklaim ada ratusan klien potensial dari hampir 20 negara telah mendaftar untuk layanan ini.
Udalova beranggapan bahwa orang-orang yang mendaftarkan anggota keluarganya untuk dibekukan setelah meninggal menunjukkan betapa mereka mencintainya.
Namun Kepala Komisi Russian Academy of Sciences's Pseudoscience, Evgeny Alexandrov meragukan program layanan perusahaan KrioRus ini.
Menurutnya, cryonics hanya sebagai upaya komersial eksklusif yang tidak memiliki dasar ilmiah. Hal tersebut diungkapkannya dalam komentar kepada surat kabar Izvestia.
"Fantasi yang berspekulasi tentang harapan orang-orang akan kebangkitan dari kematian dan mimpi kehidupan abadi," kata Evgeny.
Berita Terkait
-
Coba Yuk, 4 Olahraga Untuk Jaga Kesehatan Otak
-
Saat Bermain, Bayi dan Orang Dewasa Mengalami Aktivitas Otak yang Sama
-
Detik-detik Hakim Jamaluddin Dibunuh Istri Muda Bakal Diperagakan Besok
-
Sinestesia Ternyata Genetik, Studi Tunjukkan Bagaimana Otak Mereka Bekerja
-
Ilmuwan Ungkap Misteri Otak Manusia Berusia 2.600 Tahun
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Kronologis Lengkap Penumpang Muslim Ditangkap SWAT Gegara Timer Buka Puasa di Kabin Pesawat
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Alert! Perang AS-Israel vs Iran Dorong Harga BBM, Listrik, dan KPR di Sini Meroket
-
Vladimir Putin Dukung Mojtaba Khamenei, Pastikan Rusia Tetap Jadi Mitra Iran
-
Mendagri Larang Kepala Daerah 'Pelesiran' ke Luar Negeri Saat Lebaran, Pramono: Saya di Jakarta Saja
-
Harga Minyak Tembus 100 Dolar, DPR Dukung Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga Lebaran
-
BRIN Temukan Spesies Baru Keong Dayangmerindu, Hanya Ada di Sumatera Selatan
-
Ini Alasan KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno
-
Sikat Terminal Bayangan di Pasar Rebo, Petugas Gabungan Beri Sanksi ke 6 Bus AKAP Bandel
-
Mojtaba Khamenei Resmi Pimpin Iran, Hezbollah: Musuh-musuh Iran Akan Gemetar