Suara.com - Beredar video diduga oknum guru menghancurkan ponsel siswa di sekolah. Warganet yang melihatnya seketika dibuat prihatin.
Mulanya aksi guru menghancurkan ponsel siswa dibagikan oleh jejaring Instagram @makassar_iinfo, Kamis (16/1/2020).
Dalam rekaman berdurasi 40 detik itu, tampak seorang wanita yang memakai seragam abu-abu merusak sebuah ponsel warna hitam. Aksi tersebut dilakukan di dalam sebuah ruang kelas dengan disaksikan oleh beberapa siswi.
Sang guru tampak dibuat kesal dengan ulah seorang siswinya hingga memilih untuk menghancurkan ponsel milik siswi tersebut. Tak tanggung-tanggung, ia pun menggunakan batu untuk menghancurkan ponsel.
Wanita itu tampak beberapa kali membanting batu berukuran besar ke arah ponsel yang diletakkan di lantai. Akibatnya ponsel tersebut retak hampir seluruh bagian layarnya hingga tak berwujud.
Beberapa saat kemudian, guru itu sempat memegang ponsel tersebut lalu diletakkan kembali ke lantai dan ditutupi batu.
Tak ayal, aksinya disambut penyeselan dari beberapa siswi yang melihat. Bahkan seorang siswi terdengar merengek agar ponsel itu tidak dihancurkan.
"Ya Allah, Ibu, jangan Bu," ucap seorang siswi.
Sementara dari keterangan yang dibagikan akun@makassar_iinfo, peristiwa itu terjadi di sebuah sekolah yang ada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Barito Putera Ikat Kontrak Djadjang Nurjaman Hingga 2022
Sejak dibagikan, video guru menghancurkan ponsel siswi telah disukai lebih dari 49 ribu kali dan dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang menilai hukuman tersebut terlalu memberatkan.
"Buat apa coba? Kan merugikan siswa juga kan," kata @ahmadsyadhli.
"Kalau saya sih ini hukuman yang salah, kalu saya jadi kepsek ndak perlu pakai hancurin hape. Mending panggil orangtua," tulis @dilaanp08.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?
-
Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan
-
Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.