Suara.com - Barito Putera resmi mengikat pelatih asal Majalengka, Jawa Barat, Djadjang Nurjaman dengan kontrak jangka panjang selama tiga musim yakni hingga kompetisi Liga 1 Indonesia 2022.
Manajer Barito Putera Hasnuryadi mengatakan Djanur, demikian Djajang Nurjaman biasa disapa, dianggap mampu membawa tim berjuluk Laskar Antasari itu lolos dari jeratan degradasi, setelah sebelumnya terseok-seok kala ditangani Jacksen F. Tiago.
"Sesuai perjanjian di awal, seperti sebelumnya, Coach Jacksen. Coach Djanur akan kami berikan untuk menyusun kekuatan baru terhitung sejak musim ini 2020, 2021, dan 2022 mendatang," kata Hasnuryadi seperti dikutip Antara dari laman resmi klub, Jumat (17/1/2020).
Djanur sendiri datang ke Barito pada putaran kedua musim lalu, setelah didepak dari timnya terdahulu, Persebaya Surabaya. Saat itu, Barito juga dalam kekosongan pelatih setelah Jacksen F. Tiago mengundurkan diri.
Pada putaran pertama, Jacksen tak bisa membawa Laskar Antasari bersaing di papan tengah, mereka tercecer di posisi ke-15 atau satu strip di atas bibir degradasi.
Kala Djanur datang, secara perlahan Barito mampu menjauh dan menempati posisi 13 klasemen akhir Liga 1 Indonesia musim 2019.
Atas raihan itu, manajemen Barito tak ragu untuk menyodorkan kontrak jangka panjang bagi pelatih yang pernah membawa Persib Bandung menjuarai Indonesia Super League (ISL) musim 2014.
Djanur pun menyambut baik atas apresiasi yang diberikan manajemen. Ia berharap apa yang ditargetkan Barito Putera dapat terealisasi pada musim depan.
"Alhamdulillah sudah diberi kepercayaan oleh Pak Hasnur untuk menukangi tim ini selama tiga musim ke depan. Semoga apa yang ditargetkan manajemen bisa terpenuhi," pungkas Djanur
Baca Juga: Tanpa Beberapa Bintang, Ini 18 Pemain Persib Bandung di Asia Challenge 2020
Berita Terkait
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Persiapan Maksimal, Teco Optimis Barito Putera Raih Kemenangan di Laga Perdana Championship
-
Telan 4 Kekalahan, Sinyal Bahaya PSIM Yogyakarta Jelang Hadapi Super League
-
BRI Super League: Novan Setya Sasongko Ungkap Target dengan Madura United
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan