Suara.com - Muh Idul, siswa SMP di Siompu, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara tertusuk moncong ikan di bagian lehernya. Moncong ikan itu tembus hingga menembus ke bagian kanan leher korban.
Foto saat Idul mendapatkan penanganan medis dan ikan masih tertancap di lehernya tersebar luas di media sosial. Warganet pun membahas jenis ikan yang menyerang siswa SMP tersebut.
Seperti unggahan yang dibuat oleh Muhammad Alvin Malana melalui akun Twitter @alvinmalana pada Senin (20/1/2020).
Ia menyebut ikan yang menyerang Idul dengan nama ikan Sori.
"Hari ini RS Wahidin menerima pasien dari Buton Selatan. Lehernya tertembus ikan Sori yang lagi terbang di perahunya. Beruntung dokter berhasil mengeluarkan moncong ikan ini dan pasien selamat dari operasi," tulis Alvin.
Menurutnya, ikan dengan moncong lancip memiliki banyak jenis. Ikan Sori yang menyerang Idul berbeda dengan ikan marlin.
"Bentuk ikan Sori yang menyerang pemancing. Jadi ikan yang berbentuk lancip gini banyak macamnya ada marlin, todak, swordfish(pedang), ikan layaran. Secara sekilas mirip tapi beda-beda," kata Alvin.
Ia pun memperlihatkan foto ikan Sori yang dijuluki si pembunuh. Ikan tersebut dapat melompat keluar dari dalam air dengan kecepatan hingga 65 km/jam.
Alvin juga memperlihatkan gambar ikan-ikan lainnya yang memiliki moncong lancip. Seperti ikan pedang, ikan todak, ikan setuhuk hingga ikan layaran.
Baca Juga: Rupiah Masih Berpotensi Menguat di Tengah Perlambatan Ekonomi Global
Ikan Sori bentuk badannya lebih memanjang dari ikan dengan moncong lancip lainnya. Ia tidak memiliki sirip lebar seperti ikan layaran. Panjang ikan Sori bisa mencapai satu meter.
Untuk diketahui, Idul, siswa SMP yang lehernya tertusuk ikan ini telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Tim dokter Wahidin sukses mengeluarkan moncong ikan yang menancap tersebut. Idul selamat setelah proses operasi.
“Iya, sudah selamat. Ikannya berhasil dikeluarkan," jelas tim relawan Wahdah Islamiyah Buton Selatan, Aljisad kepada terkini.id--jaringan Suara.com, Senin (20/1/2020).
Kejadian ini bermula saat Idul sedang membantu orang tuanya melaut.
Berita Terkait
-
Dua Remaja Hanyut di Sungai Progo Saat Cari Ikan, Satu Hilang
-
Leher Tertusuk Ikan Marlin, Detik-detik Tim Dokter Selamatkan Nyawa Idul
-
Tembus ke Leher, Detik-detik Siswa SMP Disambar Ikan Marlin saat Melaut
-
Mancing di Perairan Buton, Pelajar SMP Diserang Ikan hingga Dioperasi
-
Apes, Pelajar SMP Leher Tertancap Moncong Ikan saat Bantu Orang Tua Melaut
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!