Suara.com - Pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Gang Mulia, Jalan Otista Raya, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin (20/1/2020) kemarin membuat warga RT 08/08 resah. Sebab kejadian ini bukan pertama kalinya terjadi di gang tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris RW 08, Asep yang mengakui di lokasi itu memang kerap menjadi tempat tindak kriminal seperti penjambretan hingga begal payudara dan pantat, bahkan kejadian serupa telah terjadi sejak tahun 1980-an.
"Di sini memang sering kejadian kayak gitu. Sudah dari tahun 80-an, pokoknya semenjak jalan dari Kebon Nanas tembus ke sini kan itu 1979 kalau enggak salah. Setelah itu lah pokoknya sering kejadian kayak begitu," kata Asep kepada Suara.com, Selasa (21/1/2020).
Menurut Asep pelaku tidak pernah terungkap, sebab korban tidak pernah berniat melaporkan kasusnya ke pihak yang berwajib. Pengurus RW hanya melaporkan ke Babinkamtibmas agar memperketat pengamanan pasca kejadian.
"Selama ini korban enggak ada yang berani lapor, kita sudah tawarkan untuk lapor tapi enggak mau, trauma mungkin," ucapnya.
Namun dia menyebut pihak RT dan RW sudah semaksimal mungkin menjaga wilayahnya dengan memasang kamera pengawas (CCTV).
"CCTV ada lima, depan, samping, sampai sini, ya ini usaha dari RT RW, udah setahun dipasang karena ini kan kejadian berulang, kita bisa nangkeplah sekarang orang tersebut, soalnya meresahkan warga juga," jelas Asep.
Selain CCTV, pengurus RW juga telah mengadakan kegiatan ronda malam, hingga penutupan portal agar jalan alternatif itu tak dilewati sembarang orang selain warga.
"Ada ronda tiap malem, kalau malem sih aman tidak masalah, kalau malam portal kami tutup jam 00.00 WIB, buka lagi jam 05.00 WIB," jelasnya.
Baca Juga: Remas Payudara Usai Nonton Video Porno, Polisi Akan Periksa Kejiwaan Denny
Diberitakan sebelumnya, kasus pelecehan seksual terhadap perempuan lagi-lagi terjadi. Setelah sempat terjadi aksi begal payudara di kawasan Bekasi, Jawa Barat, kali ini terjadi aksi begal bokong di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun Insragram @warung_jurnalis. Disebutkan jika insiden tersebur menyasar seorang mahasiswi di Gang Mulia, Jalan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (17/1/2020) lalu.
Dalam video itu, pelaku misterius yang berkendara menggunakan motor jenis Honda Scoppy tersebut mendekati korban dari arah belakang. Saat posisi sudah mendekat, pelaku langsung meremas bokong korban.
Korban langsung berteriak dan mengejar atas perlakuan tak senonoh itu. Namun, pelaku berhasil kabur dan tak tertangkap.
Berita Terkait
-
Pegang Bokong Mahasiswi di Jatinegara, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi
-
Ini Wajah Tersangka Pelaku Remas Payudara Emak-emak
-
Usai Begal Payudara di Bekasi, Jakarta Kini Diteror Pelaku Remas Pantat
-
Video CCTV Aksi Begal Bokong di Jakarta Timur Viral, Mahasiswi Jadi Korban
-
Kakak Pembina Pramuka Cabul di Gunung Kidul Terancam Penjara 15 Tahun
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir