Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengakui kini ia telah menjadi pengacara alias pengangguran banyak acara setelah Pilpres 2019 berakhir. Pasalnya, ia sudah tak memiliki pekerjaan lagi setelah kontestasi lima tahunan itu selesai.
Pernyataan Sandiaga itu disampaikan melalui wawancara dengan Vasco Ruseimy di kalan YouTube Macan Idealis. Sandiaga mengaku kini tak memiliki pekerjaan namun memiliki segudang kegiatan yang cukup padat.
Awalnya, Vasco menanyakan kegiatan yang dilakukan oleh Sandiaga setelah Pilpres 2019 berakhir. Sandiaga langsung membeberkan sejumlah kegiatan yang dilakukan setelah pencoblosan hingga hasil gugatan Mahkamah Agung diumumkan.
Selama enam bulan setelah Pilpres, Sandiaga memutuskan untuk istirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Pada September 2019, Sandiaga Uno baru mulai kembali berkegiatan di tengah masyarakat.
"Baru ngerasa nih jadi pengangguran banyak acara soalnya nggak ada income, nggak balik ke bisnis lagi," kata Sandiaga seperti dikutip Suara.com, Selasa (21/1/2020).
Sejak memutuskan maju menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto, Sandiaga mundur dari sejumlah perusahaan yang dipegangnya. Hingga kini Sandiaga juga tak kembali ke dunia bisnis.
"Sudah pamit juga sama teman-teman bisnis, tetap jadi pemegang saham tapi nggak cawe-cawe lagi di bisnis," ungkap Sandiaga.
Saat ini, Sandiaga disibukkan dengan berbagai kegiatan di tengah masyarakat. Ia berusaha menghidupkan sociopreneur di kalangan masyarakat.
"Ikut sekarang di masyaraklat jadi mentor, advisor aktif di sociopreneur. Ngarahin teman-teman tetap semangat dan tetap berjuang tapi dari sisi ekonomi kerakyatan jadi bangun usaha UMKM," ucap Sandiaga.
Baca Juga: Guru Pemukul Siswa Menggunakan Batang Besi Net Ditetapkan Jadi Tersangka
Berita Terkait
-
Sandiaga Usul Audit Forensik di Kasus Jiwasraya dan Asabri, Kejagung: Sudah
-
Jokowi Singgung Sandiaga untuk Pilpres 2024, Prabowo: Masih Lama
-
Kode 2024 dari Bos Intel dan Presiden Jokowi untuk Sandiaga Uno
-
Digugat ke MK, Pengganti Wagub DKI Sandiaga Diminta Dipilih Lewat Pilkada
-
Singgung Sandiaga untuk 2024, Bamsoet: Bahasa Politisi Itu
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Heboh Jadi Sayembara, Pakar Sebut Besarnya Hadiah Tak Mengubah Standar Hukum Ijazah Gibran
-
Viva Perfect Matte vs Perfect Shine Lip Color, Mana yang Tahan Lama?
-
Desain Estetik tapi Bikin Gerah, Pramono Janji Benahi Halte Rasuna Said
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas