Suara.com - Humas Vihara Dharma Bhakti Lucas Tjang mengatakan, sebanyak 6 ribu orang yang mengunjungi di klenteng tersebut pada perayaan Tahun Baru Imlek 2020, sejak Jumat (24/1) malam sampai Sabtu (25/1/2020).
Jumlah tersebut kata Lucas terdiri dari umat Buddha dan wisatawan.
"Kami tak bisa hitung satu per satu, tapi sejak Jumat malam sampai Sabtu sudah ada 5 ribu sampai 6 ribu orang yang datang,” kata Lucas di Vihara Dharma Bhakti, Sabtu.
Lucas menuturkan, terkait persiapan Imlek, tidak ada yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun pihaknya mengimbau para umat Buddha untuk berdoa lebih khusyu di tahun Tikus Logam.
"Sama saja persiapan. Cuma tahun ini memasuki tahun tikus logam jadi memang para umat yang datang berdoa meminta berkah itu lebih lama sekali dibanding tahun tahun sebelumnya," ucap dia.
Lebih lanjut, Lucas mengatakan makna Tikus Logam dalam perayaan Tahun Baru Imlek yakni memiliki arti kerja keras dan ulet.
Karena itu ia berharap pada Tahun Baru Imlek 2020, umat Buddha mendapatkan keberuntungan yang berlimpah.
"Maknanya tikus logam karena binatang tikus itu kita tahu dari sifatnya pekerja keras dan ulet. Jadi itu boleh dikatakan pasti memberi kesehatan berlimpah berkat rezeki dan keberuntungan yang berlimpah juga," katanya.
Baca Juga: Imlek Kali Ini, Delon Thamrin Berikan Ibunya Angpao Emas
Berita Terkait
-
Warga Protes Angpau di Vihara Dharma Bhakti: Bos, Goceng Bos
-
Wasekjen PD: SBY 10 Kali Hadir Imlek, Jokowi 6 Tahun Berkuasa Selalu Absen
-
Berburu Angpau, Warga dan Pengemis Musiman Padati Vihara Dharma Bhakti
-
Bukan Tionghoa, Kirana Larasati Tetap Bakar Hio di Vihara saat Imlek
-
Halaman Vihara Dharma Bhakti Dipadati Para Pencari Angpao
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri
-
Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus
-
Nadiem Makarim: Jadi Menteri Umur 35 Tanpa Pengalaman, Banyak yang Tersinggung
-
Balita Meninggal Usai Tindakan Sedasi di RSUD Prambanan, Keluarga Laporkan Dugaan Malapraktik
-
Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?
-
Pledoi Nadiem Makarim: Di Swasta Jujur Dihargai, di Pemerintah Kelugasan Dianggap Sombong
-
Detak Jantung Matahari Tak Lagi Normal, Ilmuwan Khawatir Efeknya Membahayakan Bumi