Suara.com - Seorang perempuan tanpa identitas nekat melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).
Kapolsek Cilandak Kompol M. Marbun menyebut, kejadian itu sempat menyedot perhatian warga sekitar. Beruntung warga sekitar berhasil menggagalkan aksi nekat perempuan tanpa identitas itu.
"Perempuan tersebut telah naik ke JPO dan keluar dari pagar dengan tangan tetap berpegangan pagar JPO. Kemudian, para saksi berusaha mencegah dengan cara bersama sama mengangkat korban,” kata Marbun saat dikonfirmasi.
Setelah aksi tersebut dapat dicegah, polisi langsung turun ke lokasi kejadian guna penanganan lebih jauh. Namun, sang perempuan enggan berbicara sama sekali, bahkan dia tidak memunyai tanda pengenal.
“Tidak (ada) identitas (saat ditemukan)," kata dia.
Dari foto yang diterima Suara.com, perempuan tersebut memunyai warna rambut merah. Saat ditemukan, dia mengenakan celana jeans serta memakai kaus warna-warni dengan corak tertentu.
Saat ini, perempuan tersebut diserahkan ke pihak Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan. Polisi mengimbau bagi ada yang mengenal perempuan tersebut untuk menghubungi pihak Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Baca Juga: Usai Viral Begal Payudara, Kini Bekasi Diteror Lelaki Onani di Bawah JPO
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
-
Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M
-
Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu
-
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!
-
Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK
-
MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan
-
Anies Baswedan Soroti Dampak AI pada Remaja: Tantangan Besar Buat Orang Tua dan Guru
-
Jadi 'Sniper' Jaringan Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Terancam Pidana dan Dipecat!
-
Sempat Viral Karena Dicurangi Juri, Josepha SMAN 1 Pontianak Kini Dilirik MPR RI Jadi Duta LCC