Suara.com - Pasangan suami istri di Desa Sennah Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu, Sumatera Utara ditemukan tergeletak di kediaman Minggu (2/2/2020) diduga karena melakukan aksi bunuh diri dengan meminum racun.
Akibat peristiwa itu sang suami Jotan Manurung (56) meninggal dunia. Sementara istrinya Sorta br Sibarani (54) dalam keadaan kritis.
Pasutri itu ditemukan warga sudah tergeletak dan mengeluarkan cairan diduga racun. Warga yang melihat menghubungi bidan setempat untuk memberikan pertolongan.
Bidan setempat lalu melakukan pemeriksan sementara dan ditemukan cairan yang diduga racun dari mulut pasutri tersebut.
"Dari mulut korban (Jotan Manurung) tercium bau yang sangat menyengat diduga korban minum racun dan langsung meninggal," kata Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat Indratno, seperti dikutip Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (3/2/2020).
Krisnan menyampaikan, ditemukan cairan diduga racun yang keluar mulut dan hidung istri Jotan. Bau menyengat dariu cairan itu disebut sama dengan suaminya saat ditemukan sudah terbujur kaku. Sorta yang mengalami kritis langsung dilarikan ke rumah sakit di Rantau Prapat guna mendapat perawatan medis.
Krisnat menceritakan, Jotan Manurung tinggal bersama Sorta Sibarani. Selama ini, Jotan selalu merawat Sorta yang sudah lama mengalami kelumpuhan.
Namun, petugas masih menyelidiki motif keduanya minum racun. Timnya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian yang menimpa pasutri tersebut.
"Personel Reskrim dan Bhabin sedang lakukan pengumpulan bahan dan keterangan," kata Krisnat.
Baca Juga: Diduga Dibunuh Suami Siri, Mayat Perempuan Penuh Luka Bacok Ditemukan Warga
Berita Terkait
-
Bantah Stres Skripsi, Unisa Sebut Mahasiswa yang Bunuh Diri Wisuda Maret
-
Bunuh Diri di Kos, Mahasiswa di Sleman Tinggalkan Surat Berbahasa Madura
-
Kampus Unisa Bantah Mahasiswanya yang Tewas Bunuh Diri Akibat Stres Skripsi
-
Mahasiswa Unisa yang Tewas Diduga Bunuh Diri Sempat Minta Racun Tikus
-
Ditemukan Bersimbah Darah, Mahasiswa Unisa Tewas Diduga Bunuh Diri
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat