Suara.com - Beredar video hasil rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria meludahi tombol lift atau elevator. Video tersebut tersebar luas di internet dan media sosial.
Seperti dalam unggahan akun Twitter @wbyeats1865 pada Rabu (5/2/2020).
Dalam video berdurasi 21 detik itu, tampak seorang pria memakai masker berada di dalam lift bersama dua wanita dan seorang pria lainnya.
Sesaat setelah pintu lift menutup, pria itu mengambil tisu yang tersedia di samping tombol. Ia meludah dan mengolesnya ke tombol lift. Pria itu melakukan tindakan menjijikan ini berkali-kali.
Orang-orang lain yang bersamanya membiarkan tingkah pria tersebut. Mereka justru tampak tertawa dengan aksi si pria.
Akun @wbyeats1865 memberi penjelasan, "Video CCTV menangkap dugaan empat orang di China yang merupakan keluarga dari provinsi Guangxi sengaja meludahi tisu dan mengolesi air liur di seluruh tombol lift. Sumber mengklaim polisi setempat sedang menyelidiki kasus ini."
Videonya yang viral membuat muncul dugaan pria tersebut terjangkit virus corona.
Dikutip dari Newsflare, Kamis (6/2/2020), polisi setempat menangkap pria itu dan menahannya selama sepuluh hari. Ia ditangkap karena sengaja meludahi tombol lift.
Peristiwa ini terjadi di kota Nanning, Guangxi Zhuang pada Selasa (4/2/2020).
Baca Juga: Geram Naskah Pidatonya Dirobek, Trump Tolak Salaman dengan Pelosi
Polisi menjelaskan bahwa pelaku tidak memiliki gejala coronavirus. Pria yang meludahi tombol lift juga tidak pergi ke Wuhan atau bertemu siapa pun dari sana dalam 14 hari terakhir.
Sementara itu, video tersebut telah dilihat lebih dari 180 ribu kali. Ada 1.800 retweet dan 1.700 like untuk unggahan tersebut hingga Kamis (6/2) pagi.
Warganet merasa jijik dan terganggu dengan tingkah pria dalam video tersebut.
Berita Terkait
-
1.020 Orang Sembuh dari Virus Corona, China: Terima Kasih Indonesia
-
Korban Tewas Akibat Corona Bertambah Tiap Hari, Kini Jadi 549 Orang
-
Terjangkit Corona, Seorang Perempuan di China Lahirkan Bayi Sehat
-
Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Divonis Bebas, Pengurus Masjid: Kami Kecewa
-
Wanita Pembawa Anjing ke Masjid Divonis Bebas, Massa: Semoga Gila Beneran
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
-
Update RUU Perampasan Aset, Dasco: Komisi III Sedang Belanja Masalah dan Susun Draf RUU
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi