Suara.com - Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menemukan sejumlah peserta tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) membawa jimat ke dalam ruang ujian Computer Assisted Test (CAT). Jimat tersebut dikemas dalam beragam bentuk dan ukuran.
Melalui akun Instagram resmi BKN @bkngoidofficial, BKN membagikan foto penampakan jimat yang dibalut dengan kain berwarna putih. Ada pula sabuk yang dilengkapi dengan retsleting untuk menyimpan jimat.
"Karena dianggap (oleh sebagian peserta seleksi CPNS) memiliki kesaktian, di beberapa gelaran seleksi CPNS, banyak ditemukan peserta yang membawa jimat," tulis akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/2/2020).
BKN menegaskan peserta hanya diperbolehkan membawa kartu ujian dan KTP selama berada di dalam ruang ujian. Hal ini sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 tentang Prosedur Pelaksanaan Seleksi CPNS dengan Metode CAT.
"Sesuai peraturan, peserta hanya diijinkan membawa kartu ujian dan KTP selama berada di ruang ujian," ujarnya.
Sementara itu, akun Twitter resmi @BKNgoid juga mengunggah jimat yang berhasil ditemukan oleh petugas saat tes seleksi berlangsung. Kali ini jimat dibalut dengan kain putih berbentuk seperti kalung.
"Sedih hati mimin kalo tahu ada Peserta SKD #CPNS2019 yang nggak percaya diri begini," ungkapnya.
BKN mengingatkan agar seluruh peserta CPNS dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum tes seleksi berlangsung. Selain itu, BKN juga meminta agar peserta yakin pada kemampuan diri dan tidak mempercayai hal klenik.
"Yuk persiapkan diri dengan baik, yakin dan percaya pada kemampuan diri. Kamu Pasti Bisa!" tuturnya.
Baca Juga: JK Bandingkan dengan China, Indonesia Sulit 10 Hari Bangun RS Corona
Berita Terkait
-
Peserta Tes CPNS Bawa Jimat, BKN: Ingat Kata Soleh Solihun
-
Ikut Tes CPNS saat Bukaan 1, Cikita Melahirkan usai Kerjakan Soal
-
Mendadak Melahirkan Saat Antre Tes CPNS, Yesti Dinyatakan Gugur
-
6.188 Peserta Seleksi CPNS DIY Diminta Tak Percaya Iming-iming Janji Palsu
-
Terkuak! Jimat yang Dibawa Peserta Tes CPNS di Sumenep Berbentuk Sabuk
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA