Suara.com - Yi, perempuan warga negara China berhasil lolos dari tindak perkosaan yang dilakukan oleh pria bernama Xiao, setelah mengaku terjangkit virus corona.
Kejadian itu bermula saat Xiao merampok kediaman Yi di Kota Pingba pinggiran Jingshan, yang berjarak cukup jauh dari Wuhan pada Jumat malam.
Dialihbahasakan dari Dailymail, Kamis (6/2/2020), menurut keterangan polisi setempat, laki-laki itu meninggalkan rumah dalam kondisi tidak punya uang. Oleh karena itu, ia melancarkan aksi perampokan.
Setelah berhasil merangsek ke rumah Yi, pelaku berusaha untuk memerkosa korban, setelah melihatnya sendirian di tempat itu.
Dalam kondisi tertekan, Yi pun mengatakan, "Aku baru saja kembali dari Wuhan dan telah terinfeksi. Oleh karena itu, aku sendirian di rumah untuk karantina".
Perempuan itu lalu berpura-pura batuk sambil mendorong tubuh Xiao, yang berusaha mencekik leher dan membekap mulutnya.
Tak lama, pelaku melarikan diri seusai mendengar pengakuan korban. Meski begitu, ia berhasil membawa kabur uang senilai 3.080 yuan atau senilai Rp 6 juta, milik Yi.
Yi lantas melaporkan kejadian yang dialami ke pihak berwajib.
Selama penyelidikan untuk menemukan keberadaan Xiao, polisi mengaku mendapat kendala lantaran semua penduduk memakai masker untuk melindungi dari virus corona.
Baca Juga: Harley Quinn, Ketua Geng Birds of Prey
Namun, Xiao akhirnya menyerahkan diri dengan ditemani ayahnya pada Senin (3/2). Dia mengakui kesalahannya dan kekinian ditahan.
Untuk diketahui, virus corona baru pertama kali dilaporkan menyebar di kota Wuhan, China, pada akhir Desember 2019.
Sejak saat itu, virus berbahaya tersebut sudah merenggut 563 lebih nyawa dan menyebar ke puluhan negara lainnya.
Sejauh ini, dilaporkan setidaknya lebih dari 28 ribu orang terinfeksi virus tersebut.
Pemerintah China sendiri sudah menghentikan transportasi di Wuhan dan kota lainnya, sehingga diperkirakan ada lebih dari 50 juta orang "terkurung" di wilayah epidemi virus corona, agar tidak menyebar ke lawasan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?