Suara.com - Mantan politikus Partai Golkar sekaligus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai bencana banjir yang melanda ibu kota sepanjang awal tahun 2020.
Rahut membandingkan kondisi ini dengan pemerintahan gubernur sebelumnya. Menurut Ruhut, dahulu banjir tidak datang berjilid-jilid seperti film, meksi curah hujan juga tinggi.
Hal itu disampaikan Ruhut melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, @ruhutsitompul.
"Anies gabener dari dulu juga curah hujan cukup tinggi tapi banjir di Jakarta tidak berjilid-jilid seperti Film Rambo," cuit Ruhut seperti dikutip Suara.com, Senin (10/2/2020).
Lebih lanjut, Ruhut mempertanyakan sikap Anies yang dianggap lamban dan banyak berdalih dalam mengatasi banjir di Jakarta.
Berbeda dengan gubernur sebelumnya yangmampu menaggulangi bencana banjir dengan cepat, hanya dalam hitungan jam.
"Kenapa gubernur-gubernur sebelumnya mampu mengatasinya dengan hitungan jam surut kembali karena itu jangan ngeles dan ngeba***terus Kerja kerja kerja. Merdeka," imbuhnya.
Sindiran Ruhut kepada Anies tersebut kontan saja menarik perhatian warganet. Sejak dibagikan, cuitan tersebut telah mendapat 411 retweets dan 2,3 ribu likes.
Anies klaim banjir Jakarta sudah ditangani lebih baik
Baca Juga: Kopi dari Jateng Diminati, Ganjar Pranowo Ditawari Buka Warung di Prancis
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim banjir yang terjadi di sejumlah titik di Ibu Kota kemarin sudah dikendalikan lebih baik meski mengalami cuaca ekstrem sejak Jumat (7/2)
Anies mengatakan berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jakarta telah mengalami cuaca ekstrem dengan curah hujan lokal mencapai 224 mm.
"Kita mensiagakan seluruh jajaran kita terkait pengendalian air hujan dan di tempat-tempat yang terjadi hujan intensif maka kita siagakan semua infrastruktur baik petugas maupun alat untuk memastikan bisa dikendalikan dengan baik," kata Anies saat ditemui di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Jakarta Selatan, Minggu (9/2)
Mantan Menteri Pendidikan itu juga menyebut aliran air dari hulu juga sudah dikendalikan dengan baik sehingga banjir cepat surut dan tak separah banjir awal tahun 2020 kemarin.
"Kita menyaksikan di bendungan Katulampa sudah mengalami peningkatan status kesiagaan dan Alhamdulillah kemarin sudah sampai puncaknya dan lewat hingga terkendali dengan baik," ucapnya.
Dia menyebut seluruh pompa di DKI Jakarta juga sudah berfungsi dengan baik untuk mengantisipasi banjir.
"Ya (pompa akan disiagakan), terutama kalau hujan itu di tempat-tempat yang belum tentu ada saluran air," tutup Anies.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi