Suara.com - Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan warga yang terinfeksi virus corona bertambah satu orang. Sehingga jumlah total kasus menjadi 19 orang.
"Dari jumlah tersebut sembilan orang dari Patient-Under-Investigation (PUI), delapan dari kontak terdekat dan dua orang dari warga Malaysia yang dibawa pulang melalui misi kemanusiaan," ujar Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad di Putrajaya, Kamis (13/2/2020) malam.
Dia mengatakan dari jumlah tersebut 13 orang merupakan warga negara China dan enam orang adalah warga negara Malaysia.
"Untuk yang kontak dekat sebanyak 223 orang sudah teridentifikasi. Hingga kini penelitian terhadap kontak terdekat masih diteruskan lagi untuk mengenali kontak terdekat yang terjangkit," katanya.
Dia mengatakan seorang warga negara China berumur 39 tahun yang merupakan kawan dari kasus nomer 14 dan anak dari kasus nomer 16 sedang menerima perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL).
"Dia bersama empat orang yang lain telah tiba dari Wuhan, China pada 25 Januari 2020. Seperti kasus terdahulu yang diketahui positif (Kasus 15 dan 16) masing-masing pada 5 Februari dan 7 Februari, dia telah diawasi di bawah perintah pengawasan dan pemantauan," katanya.
Dia mengatakan hasil pemantauan yang dilakukan secara terus-menerus kepada individu tersebut oleh Kantor Kesehatan Daerah (PKD) mendapatkan orang tersebut mengalami gejala demam dan batuk pada 12 Februari 2020.
"Dia telah dirujuk ke HKL untuk dimasukkan ke ruangan untuk menerima perawatan dan penyelidikan selanjutnya. Uji verifikasi corona terhadapnya telah menunjukkan positif pada hari yang sama. Dia kini dimasukkan ke ruang isolasi HKL dan dalam keadaan stabil," katanya. (Antara)
Baca Juga: Shopee Pastikan Barang Asal Tiongkok Bebas dari Virus Corona
Berita Terkait
-
Shopee Pastikan Barang Asal Tiongkok Bebas dari Virus Corona
-
60 Ribu Orang Terinfeksi Virus Corona, Dampak Terapi Hormon Transgender
-
Lucu! Kucing Bermasker Viral di Medsos, Tak Ingin Tertular Corona Covid-19?
-
Dokter Tewas Kelelahan, Parpol: Ini Teladan untuk Pekerja Medis Lain
-
Semua Sehat, WNI dari Wuhan Boleh Tinggalkan Natuna 15 Februari
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya