Suara.com - Korban tewas akibat wabah virus corona COVID-19 belum juga berhenti. Hingga Minggu (16/2/2020) jumlah kematian akibat virus mematikan itu di seluruh dunia telah mencapai 1.666 orang. Di mana korban paling banyak ada di China sebagai negara pandemi virus tersebut.
Melansir data di laman Johns Hopkins CSEE yang diperoleh dari data resmi WHO, CDC, ECDC, NHC dan DXY, jumlah total yang terinfeksi virus corona secara global tercatat sebanyak 69.032 di seluruh dunia. Di mana jumlah paling banyak ada di daratan China yakni tercatat ada 68.347. Selebihnya tersebar di lebih dari 30 negara.
Dari data itu diketahui juga, ada 9.395 orang yang berhasil disembuhkan usai terjangkit virus corona.
Virus corona yang belakangan oleh WHO diberi nama resmi COVID-19 pertama kali diketahui muncul di Kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei di China pada akhir Desember 2019 lalu.
Sejumlah ilmuwan kesehatan meyakini, virus corona itu bermula dari sebuah pasar yang menjual hewan liar untuk dikonsumsi. Hingga kemudian meluas dan membuat jutaan warga China di Hubei harus diisolasi.
Akibat virus tersebut, sejumlah negara memutuskan untuk menghentikan seluruh penerbangan dari dan menuju ke China hingga batas waktu yang belum pasti. Termasuk juga maskapai dari Indonesia.
Sementara beberapa warga negara asing termasuk dari Indonesia sempat terjebak di Wuhan dan wilayah lain di Hubei. Hingga kemudian mereka ramai-ramai menjemput warganya untuk keluar dari Wuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Ton Emas Sehari
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov