Suara.com - Linimassa Twitter mendadak dihebohkan oleh tagar #JokowiTakutKediri. Warganet ramai menuliskan tagar tersebut melalui cuitannya.
Hasil penelusuran Suara.com, hingga Minggu (16/2/2020) siang, tercatat ada lebih dari 5.000 cuitan yang memakai tagar tersebut.
Sampai sekarang, tagar itu menempati jajatan trending topic Twitter bersama tagar lainnya. Bahkan menempati urutan kelima topik pencarian terpopuler.
Setelah ditelusuri lebih jauh, kemunculan tagar #JokowiTakutKediri dipicu oleh mitos yang menyebut wilayah Kediri angker bagi Presiden RI.
Sebab, disebut-disebut bisa melengserkan kekuasaan bagi orang nomor satu di Tanah Air
Mitos tersebut menuai perhatian dari warganet, tak sedikit dari mereka yang menyebut hal itu sebagai kutukan, mengutip pernyataan dari sejumlah pihak.
"Kutukannya cukup jelas, siapa kepala negara yang tidak suci benar masuk wilayah Kota Kediri maka dia akan jatuh," jelas Kiai Ngabehi Agus Sunyoto. Sebab ini kah #JokowiTakutKediri?. Ayo Pak Jokowi jangan percaya klenik #JokowiTakutKediri," kata @Raj4Purwa.
Sementara itu, warganet lain meminta agar Jokowi membuktikan kebenaran mitos tersebut. Mereka menyoroti tanggapan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.
"Kalo dipikir-pikir, iya sih pak jokowi belum ada kunjungan ke Kediri. Tapi gue ngakak sama statementnya syahganda. Namanya juga orang timur, hal-hal klenik masih dipercaya. #JokowiTakutKediri," kata @mpessuuuut.
Baca Juga: Cewek Diduga Selingkuhan Suami Rachel Vennya Buka Suara
Adapun warganet @husni80, melontarkan kritikannya. Ia mengatakan, "Kenapa #JokowiTakutKediri. Padahal kediri kuat akan nuansa sejarah jaman dahulu ...Karena disanalah dahulu pasukan China dipermalukan. Jadi kenapa #JokowiTakutKediri. Kan selalu bangga dgn slogan ... Jas Merah, Jangan lupakan sejarah".
Tanggapan Pramono Anung
Soal mitos Jokowi tak ijakkan kaki di Kedirii mulanya terlontar lewat pernyataan Pramono Anung.
Pramono nenyarankan Jokowi tak berkunjung ke Kediri lantaran ada mitos yang dipercaya warga setempat soal wilayah angker bagi Presiden RI.
Presiden yang berani mengunjungi Kediri dipercayai kedudukannya akan dilengserkan, seperti yang terjadi pada Soekarno dan Gus Dur. Pramono pun tak ingin Jokowi mengalami nasib serupa.
"Pak Kiai, terus terang saya termasuk yang menyarankan Bapak Presiden (Jokowi) tidak ke Kediri. Saya yang menyarankan," kata Pramono dalam sambutan di acara peresmian rusun di Ponpes Lirboyo, Sabtu (15/2).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi