Sejumlah anak bermain saat banjir menggenangi Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). [Antara/Sigid Kurniawan]
Suara.com - Banjir kembali melanda kawasan DKI Jakarta. Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (22/2/2020) malam hingga Minggu (23/2/2020) dini hari, menyisakan genangan air di sejumlah ruas jalan.
Tercatat, ada 11 ruas jalan yang berada di Jakarta Selatan, Utara dan Timur yang terendam banjir. Informasi tersebut dibagikan oleh akun Twittet @TMCPoldaMetro.
Dalam cuitannya, akun tersebut menulis beberapa jalanan yang tidak bisa dilalui kendaraan. Misalnya, Jalan Kemang Utara 9, Jakarta Selatan, Underpass Tol Cawang, Jakarta Timur, dan Jalan Kayu Putih Raya Jakarta Timur.
Berikut 11 data jalan di Jakarta yang terendam banjir dengan ketingian genangan 20 hingga 120 cm:
- 07:43 #Banjir 60-80 cm di Underpass Matraman Jl. Matraman Raya Jakarta Timur, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraaan bermotor.
- 07:39 #Banjir 60 cm di Jl. Raya Cakung-Cilincing Barat (JGC Aeon Mall arah ke KBN), sementara hanya bisa dilintasi oleh kendaraan besar.
- 07:34 #Banjir 50 cm di Turunan Flyover Pos 4 MOI Jl. Yos Sudarso #Jakarta Utara, bagi kendaraan sejenis sedan dihimbau agar tidak melintas.
- 07:31 #Banjir 50 cm di Aspol Pondok Karya Jl. Tendean #Jakarta Selatan, sementara lalin dialihkan.
- 07:29 #Banjir 60-120 cm di depan Pasar Jagal Jl. Kemang Utara 9 #Jakarta Selatan, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis ranmor.
- 07:28 #Banjir 30 cm di Exit Tol Cempaka Putih Jl. A. Yani, agar hati-hati bila sedang melintas.
- 07:26 ##Banjir 30-40 cm di depan Mall Kelapa Gading Jakarta Utara, bagi kendaraan sejenis sedan dihimbau agar tidak melintas.
- 07:22 #Banjir 40-60 cm di Jl. Bungur Raya Jakarta Pusat, bagi kendaraan sejenis sedan dihimbau agar tidak melintas.
- 07:22 #Banjir 20-30 cm Podomoto arah ke Sunter #Jakarta Utara, agar hati-hati bila sedang melintas.
- 06:54 #Banjir 30-60 cm di Underpass Tol Cawang (Tol Halim menuju Tol Priok), sementara tidak bisa dilintasi semua jenis ranmor.
- 06:53 #Banjir 60 cm di Jl. Kayu Putih Raya Jakarta Timur, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis ranmor.
Komentar
Berita Terkait
-
Rumah Kebanjiran 3 Kali, Yunarto Bos Charta Politika Skakmat Anies
-
Jakarta Banjir Lagi, PLN Padamkan Listrik Sejumlah Wilayah di DKI
-
Diguyur Hujan Lebat, Pondok Ungu hingga Harapan Indah Bekasi Kebanjiran
-
Jakarta Kembali Dikepung Banjir, Gun Romli: Anies Sibuk Aspal Monas
-
Kantor Direktorat Bea dan Cukai di Jaktim Kebanjiran, Banyak Mobil Terendam
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang