Suara.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Minggu (23/2/2020) menjadi ajang kritik dari politikus PSI yang juga tokoh muda NU Mohamad Guntur Romli kepada Gubernur Anies Baswedan.
Melalui akun Twitter-nya, @GunRomli, Guntur Romli menautkan artikel berita Suara.com dengan judul "Anies Ujicoba Pemasangan Aspal di Monas untuk Lintasan Formula E?"
Dalam narasinya, Guntur Romli mengatakan, Jakarta banjir lagi, Anies Baswedan malah sibuk mengaspal cagar budaya Monas.
"Jakarta banjir terus, eh Anies cuma fokus ngurus lomba kebut-kebutan mobil," tulis Guntur Romli.
Cuitan Guntur Romli itu pun menuai berbagai tanggapan dari netizen.
"Dengan logika yang sama Indonesia darurat lingkungan, eh presiden @jokowi malah sibuk mewujudkan RUU Cipta Kerja," tulis akun @esidentias.
"jalan kelapa gading udah lama hancur , cuma ditembel tembel doang. monas malah diaspal. uang rakyat untuk pamer kekuasaan. siapa berani melarang gue mau buat formula e, biar kelihatan gue ni gubenur keren. tuh jalan hancur aspal," balas akun @missierdika.
Untuk diketahui, sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Minggu hari ini dilaporkan dilanda banjir. Tak hanya rumah warga, kantor pemerintah, salah satunya Kantor Direktorat Bea dan Cukai yang ada di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur juga turut terendam banjir.
Dari unggahan foto di akun Twitter TMCPoldaMetro, sejumlah mobil yang terparkir di area parkir kantor pemerintah itu tampak terendam banjir.
Baca Juga: Underpass Tol Cawang Kembali Dibuka Usai Terendam Banjir
Tak hanya Jakarta, banjir juga dilaporkan melanda Bekasi. Salah satunya adalah kompleks Perumahan Pondok Ungu Permai di Kecamatan Bekasi Utara, Kabupaten Bekasi.
Berita Terkait
-
Kantor Direktorat Bea dan Cukai di Jaktim Kebanjiran, Banyak Mobil Terendam
-
Underpass Tol Cawang Kembali Dibuka Usai Terendam Banjir
-
Jakarta Dilanda Hujan Lebat, Pintu Air Manggarai Siaga 2
-
Stasiun Sudirman Banjir, KRL Bogor-Jatinegara Hanya Sampai Manggarai
-
Tak Hanya Jakarta, Banjir Juga Landa Bekasi Pagi Ini
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya
-
Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan
-
Bayang-bayang Dwifungsi: Saat UU TNI Baru Memicu Perlawanan di Mahkamah Konstitusi