Suara.com - Sebuah pohon dekat kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Senin (24/2/2020) siang mendadak tumbang. Proyek revitalisasi yang tengah dikerjakan di Monas diduga jadi penyebabnya.
Pohon ini tiba-tiba roboh tanpa adanya angin kencang atau hujan deras. Tumbuhan yang berdiri tepat trotoar Jalan Medan Merdeka Selatan ini ambruk hingga menutup jalan.
Menurut salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya, proyek pemugaran Monas ini bisa jadi sebagai penyebab ambruknya pohon. Pasalnya, akar pohon beringin yang menjalar sampai ke bagian dalam Monas itu diduga terpotong saat proyek dikerjakan.
"Iya bisa jadi karena proyek. Kan akarnya ke dalem di potong," ujar petugas itu di lokasi, Senin (24/2/2020).
Namun ia sendiri menduga penyebab utama robohnya pohon adalah umurnya yang sudah tua. Batang pohon yang besar ini disebutnya tak sanggup lagi berdiri.
"Sudah tua banget lebih dari 30 tahun," jelasnya.
Meski pohonnya sudah tua, ia mengakui tak pernah ada perintah untuk menebang pohon ini. Beruntung saat kejadian tak ada korban jiwa.
"Enggak pernah ada sih disuruh nebang (pohon) di sini," pungkasnya.
Kekinian, pohon tumbang itu telah selesai ditangani. Seluruh batang dipotong kecil-kecil dan dibawa menggunakan truk.
Baca Juga: Anies : Sudah Sepakat, Revitalisasi Monas Dilanjutkan
Berita Terkait
-
Evakuasi Pohon Tumbang di IRTI Monas
-
Ditemui Bupati, Endi Korban Pohon Tumbang Curhat Habiskan Puluhan Juta
-
Kumpulkan Rp82 Juta, Pemkab Sleman Bantu 4 Korban Pohon Tumbang Jalan Wates
-
Pohon Tumbang Tewaskan Bayi 8 Bulan, Pemkab Sleman Beri Bantuan ke Korban
-
Ditanya Wartawan soal Proyek TIM hingga Formula E, Anies: TikTok Dulu Saja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT