Suara.com - Lebih dari 3.000 staf medis di China terinfeksi virus corona, yang muncul di negara tersebut sejak akhir 2019 lalu, demikian dikatakan Komisi Kesehatan Nasional China, Liang Wannian pada Senin (24/2/2020).
Liang Wannian mengatakan kepada wartawan saat konferensi pers gabungan dengan kepala delegasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk China, Bruce Aylward, bahwa infeksi tersebut sebagian besar terdapat di Provinsi Hubei, episentrum wabah yang hingga kini telah menelan hampir 2.600 korban jiwa di daratan China.
Infeksi di kalangan staf medis tampaknya disebabkan oleh kurangnya alat pelindung serta faktor kelelahan dalam menghadapi pasien COVID-19, katanya.
Jumlah total orang meninggal di China daratan akibat virus corona mencapai 2.592 sementara 77.150 lainnya mengidap virus tersebut, demikian diungkapkan Komisi Kesehatan Nasional.
Sumber: Antara/Reuters
Berita Terkait
-
Ingin Segara Temukan Vaksin Corona Covid-19, China Coba Beragam Formula
-
Dari Hasil Lab, Satu Pasien RSHS Bandung Dinyatakan Negatif Virus Corona
-
Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Fiskal Hadapi Dampak Virus Corona
-
2 Pekan Dikarantina, WNI di Jepang: Jemput Kami Secepatnya Pak Presiden!
-
Gara-gara Virus Corona, Pemerintah Akan Beri Diskon Tiket Pesawat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR