Suara.com - Kepolisian masih memeriksa rekaman dari sejumlah CCTV terkait aksi massa yang merusak sejumlah fasilitas di Mall AEON Jakarta Garden City, Jakarta Timur, Selasa.
"Sedang kami dalami semua. Rekaman-rekaman CCTV sedang kami periksa," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian di Mall AEON JGC, Selasa.
Olah TKP awal juga memastikan ada perusakan yang dilakukan oleh pengunjuk rasa. "Jelas ada perusakan yang dilakukan secara bersama," kata Arie.
Arie kemudian merinci sejumlah fasilitas di Mall AEON yang dirusak oleh massa pengunjuk rasa.
"Ada beberapa yang dirusak, antara lain, kaca di dua konter, terus gate parkir dan pos parkir. Terus juga trafic cone juga ada yang dirusak, pagar ada yang dirusak," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto memperkirakan Mall AEON Jakarta Garden City, Jakarta Timur, menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. "Mungkin ratusan juta," kata Suyudi.
Kepolisian juga mengamankan satu orang pascakericuhan di Mall AEON. "Pelaku sudah diamankan satu orang," kata ujar Suyudi.
Mengenai peran pelaku yang diamankan, Suyudi mengatakan perannya masih didalami oleh petugas. "Masih kita dalami. Yang jelas dia terlibat," katanya.
Sumber: Antara
Baca Juga: Kisah Warga Kandang Sapi, Kampung Korban Banjir di Belakang AEON Mall JGC
Berita Terkait
-
Perusakan Mal AEON di Cakung Saat Banjir, Sandiaga: Itu Ganggu Banget
-
Kisah Warga Kandang Sapi, Kampung Korban Banjir di Belakang AEON Mall JGC
-
Pemrov DKI Jakarta soal Polemik Banjir di Kawasan AEON Mall
-
Sebelum Diserang Warga karena Masalah Banjir, Anies Sudah Satroni Mall AEON
-
AEON Mall Cakung Dirusak Massa, Kerugian Ditafsir Mencapai Ratusan Juta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT