Suara.com - Bos Lembaga Survei Charta Politika Yunarto Wijaya kembali melontarkan sindiran kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akibat bencana banjir yang melanda ibu kota Selasa (25/2/2020) kemarin.
Bukan lewat cuitan bernada protes, kali ini Yunarto menyindir Anies dengan memamerkan foto istrinya yang memakai kaus pendukung Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Foto tersebut dibagikan Yunarto lewat akun Twitter pribadinya @yunartowijaya. Saat itu, ia dan istrinya tampak berswafoto di atas perahu karet untuk menerobos banjir.
Dalam foto itu, Yunarto mengenakan kaus hijau, sedangkan istrinya memakai kaus putih dengan tulisan "Muda-muda Ahok" di bagian depan.
Sebagai narasi unggahannya, Yunarto kemudian menuliskan, "Selamat sore pak @aniesbaswedan dari saya, isteri dan kaosnya".
Sontak, unggahan Yunarto tersebut seketika menuai perhatian warga Twitter yang kemudian memberikan komentar beragam.
"Wkwkwkw kamu gemes," kata @dr_tompi.
"Wah, sampe harus ngungsi, Mas? Semoga banjir segera surut ya, bisa kembali ke rumah," kata @tsuroiya.
Sejak dibagikan unggahan itu telah mendapat 1,1 ribu retweets dan 6,2 ribu likes.
Baca Juga: Duar! Peluru Nyasar Pecahkan Kaca, Universitas Negeri Padang Geger
Sebelumnya, Yunarto juga memprotes Anies karena rumahnya yang berada di kawasan Pulomas kebanjiran. Kejadian ini, diakui Yunarto sudah ketiga kalinya sepanjang dua bulan terakhir.
Ia pun menyentil Anies Baswedan dengan mengungkit unggahan soal foto-foto kawasan di DKI Jakarta yang tampak indah dan asri, bertolak belakang dengan keadaan di sekitar rumahnya.
"Lapor pak @aniesbaswedan, langitnya gak sebiru foto bapak, dan trotoarnya gak seindah gambar yang bapak kirim, ketutupan air. Ini bukan foto-foto 2 hari lalu yang saya kirim pak, ini foto kondisi terbaru," tulis Yunarto.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, meski banjir mulai surut di beberapa wilaya sejak Selasa.
Imbauan itu disampaikan Anies lantaran Jakarta dan daerah sekitarnya masih dihantui hujan ekstrem yang akan terjadi hingga sepekan ke depan.
Ketika hujan lebat mengguyur dan genangan air mulai masuk ke pemukiman, Anies menyatakan pihaknya akan melakukan evakuasi.
"Ya volumenya akan besar sekali. Kami mengimbau semua masyarakat agar waspada saja. Kemudian kami butuh respons evakuasi yang cepat," kata Anies.
Mantan Mendikbud ini mengaku sudah membahas bersama jajarannya soal penanganan banjir. Ia menyatakan saat ini akan memfokuskan untuk mengalirkan air agar warga tak terdampak.
"Soal pengendalian airnya. Jadi pada pagi hari kami harus menentukan pembukaan pintu-pintu air," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta