Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyarankan pihak maskapai penerbangan untuk membuka jalur baru sebagai antisipasi atas penundaan penerbangan umrah ke Arab Saudi.
Menhub Budi Karya Sumadi, mengatakan, keputusan larangan umrah memang pahit dan membuatnya prihatin namun tetap memahami apa yang dilakukan pemerintah Arab Saudi.
"Kami tentunya akan berikan jalan kepada teman-teman 'airline', termasuk dengan penerbangan ke tujuan lain Australia Asia, Barat, India, Pakistan, Banglades, dan sebagainya," ujarnya.
Soal peluang pembukaan jalur penerbangan baru seperti yang disarankan itu, dia mengaku akan membahasnya pada pekan depan.
Selain itu, Kemenhub tetap ingin mengajukan kesepakatan dengan pemerintah Arab Saudi sehingga umrah untuk Indonesia tetap dibuka kesempatannya.
Terkait dengan kapan penundaan itu akan berlangsung, ia mengaku belum mengetahui hal tersebut. Namun, pihaknya berharap, hal itu bisa segera dicabut dan masyakarat muslim di Indonesia bisa menjalankan kegiatan ibadah.
"Kami belum tahu, namun kami sendiri ingin cepat berakhir," katanya usai Rapat Pembahasan Tentang Progres Pengadaan Tanah Jalur Kereta Api Makassar-Maros-Pangkep-Pare-Pare di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Jumat. (Antara).
Berita Terkait
-
Kisah Sopir Dapat Umrah Gratis dari Rektor Kampus, Tapi Gagal Berangkat
-
Menkopolhukam Mahfud MD Akui Juga Ikut Batal Umrah ke Arab Saudi
-
Imbas Larangan Umrah, Penerbangan Indonesia - Arab Saudi Tetap Normal
-
Tak Percaya Gagal Umrah, Puluhan Calon Jemaah di Bandara Nekat Berangkat
-
Sudah Sampai Singapura, Rombongan Umroh Asal Jateng Terpaksa Putar Balik
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba
-
Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
-
Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!
-
Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!
-
Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus
-
Isi Lengkap 15 Poin Damai Donald Trump kepada Iran, Teheran Balas Seperti ini
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV