Suara.com - Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar mengaku siap memasang badan memberikan pembelaan untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Ia menilai saat ini Anies telah dizalimi.
Belum lama ini beredar foto hasil editan yang menampilkan Anies sedang berendam di dalam air penuh sampah. Dalam foto tersebut hanya terlihat separuh bagian kepala Anies saja.
Melalui akun miliknya @musniumar, Musni menegaskan ia siap pasang badan demi membela Anies.
"Saya pasang badan untuk bela Anies karena beliau dizalimi," kata Musni seperti dikutip Suara.com, Minggu (1/3/2020).
Musni menegaskan bukan hanya Anies saja yang akan ia bela mati-matian. Pembelaan juga akan ia berikan kepada siapapun menjadi korban yang dizalimi.
Menurutnya, hasil editan foto Anies berendam di air penuh sampah sudah keterlaluan. Bila hal tersebut dialami oleh pejabat lain, Musni meyakini sudah ditindak tegas oleh aparat.
"Ini bukti Anies dizalimi Berendam di Air Penuh Sampah," ungkapnya.
Anak Buah Anies Geram
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Juaini Yusuf menyatakan foto Anies berendam di air penuh sampah merupakn foto tidak asli. Ia menyebut foto itu adalah hasil rekayasa digital.
Baca Juga: Dikira Petugas Kertas Biasa, Misteri Alquran Utuh saat Asrama TNI Terbakar
"Itu hoaks," kata Juaini.
Ia lantas menyayangkan adanya tindakan merekayasa foto atasannya itu. Menurutnya upaya seperti ini terlalu berlebihan.
"Emang orang-orang ada keterlaluan.”
Berita Terkait
-
Debit Air Meningkat, Warga di Sekitar Kali Angke Diminta Waspada Banjir
-
Makjleb! Irma Nasdem Kritik Soal Pompa Bukan Satu-satunya Solusi Banjir
-
Geisz Chalifah: Banjir Ini Lebih Banyak Politisasinya daripada Persoalannya
-
Politikus Nasdem soal Banjir Jakarta: Anies Jangan Merasa Tidak Bersalah
-
Irma Suryani Ngakak Dengar Penjelasan Geisz Chalifah soal Banjir Jakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT