Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat agar tak perlu takut dengan wabah Virus Corona atau Covid-19. Menurut Jokowi, pengidap Corona bisa sembuh kembali.
Dikemukakan mantan Wali Kota Solo ini gejala Virus Covid-19 (Corona) mirip dengan penyakit flu. Jokowi menyampaikan hal itu berdasar adanya fakta pasien yang terkena Virus Corona di China, Jepang, Iran, Italia yang semuanya bisa kembali sembuh.
"Gejala Virus Covid 19 mirip seperti flu. Faktanya sebagian besar dari pasien yang ada baik di RRT, Wuhan, kemudian di Jepang, Iran di Itali ini hampir semua pasien dapat sembuh kembali," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa (3/3/2020).
Karena itu, Jokowi mengimbau masyarakat tak perlu takut terkait kasus Virus Corona di Indonesia. Lantaran itu, Jokowi tetap meminta masyarakat untuk waspada dalam aktivitas keseharian.
"Jadi kita tidak perlu terlalu ketakutan, tetapi tetap harus hati-hati dan waspada dalam setiap aktivitas," ucap dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meyakini pemerintah bisa menangani kasus Corona di Indonesia. Ia pun mengajak masyarakat berdoa bersama dan memberikan dukungan serta empati kepada pasien yang terkena Virus Corona.
"Dan harus menyakini bahwa ini bisa ditangani dan saya mengajak kita berdoa agar kedua saudara ini pulih kembali. Dan memberikan dukungan dan empati kepada kasus pasien yangtadi saya sampaikan," katanya.
Untuk diketahui, dua WNI yang terinfeksi virus corona merupakan warga Depok, Jawa Barat. Keduanya merupakan seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun.
Sang anak yang berprofesi sebagai guru dansa itu tertular virus mematikan dari rekan dansanya yang merupakan WN Jepang yang berdomisili di Malaysia.
Baca Juga: Diambil dari 35 RS, Kemenkes Telisik 155 Spesimen Pasien Suspect Corona
Saat ini, WN Jepang tersebut juga dinyatakan positif virus corona dan menjalani perawatan di Malaysia. Kedua WNI positif virus corona sedang menjalani perawatan isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta.
Berita Terkait
-
Diambil dari 35 RS, Kemenkes Telisik 155 Spesimen Pasien Suspect Corona
-
Minta RS dan Pejabat Tak Buka Data Pasien Corona, Jokowi: Hormati Kode Etik
-
Cegah Virus Corona, MUI Serukan Perbanyak Wudu dan Baca Qunut saat Salat
-
Disebut Pesan Masker sampai 20 Ribu Kotak, Tompi: Mau Dipakai Bikin Rumah?
-
Selain Minum Herbal, Pakar Ingatkan Hidup Sehat untuk Cegah Covid-19
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan