Suara.com - Sejak virus corona baru (COVID-19) menjangkit dua warga negara Indonesia (WNI) harga masker mengalami kenaikan drastis. Muncul dugaan sejumlah pihak menimbun persediaan masker demi keuntungan pribadi.
Tidak hanya itu, informasi palsu atau hoaks tentang masker ini juga beredar luas di internet dan media sosial. Bahkan, ahli bedah kulit, dr. Tompi menjadi sasaran hoaks.
Namanya disebut-sebut dalam sebuah informasi palsu yang tersebar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp. Dalam percakapan itu, tertulis narasi seperti berikut.
"Kacau harganya buu
Di Jakarta udah 350
Dr Tompi juga pesan 20.000 box bu.
Stock kali bu, kan masker lagi susah dicari. Pabrik udah dibooking sama luar."
Mengetahui hoaks tersebut, dr. Tompi langsung memberikan klarifikasi melalui cuitan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya, Senin (2/3/2020).
"Beredar HOAX saya pesen 20 ribu box masker, buat apa e? Mau bikin rumah dari masker!?" tulis Tompi, seperti dikutip Suara.com, Selasa (3/3/2020).
Dalam cuitannya yang lain, Tompi juga meminta pemerintah untuk serius menanggapi pedagang yang menimbun masker dan hand sanitizer. Ia memaksa aparat untuk cepat bertindak.
"Pemerintah harus menangkap dan menghukum tegas, pedagang-pedagang bejat yang menjual masker/hand sanitizer dengan harga sesuka-suka jidatnya! Jangan telat melulu keluarin aturan! Mohon perhatiannya Pak Jokowi," tulis Tompi.
Tidak hanya kepada pemerintah, Tompi juga menegur orang-orang karena panik dan memborong barang-barang kebutuhan pokok.
Baca Juga: Suruh Kapolri Buru Penimbun Masker, Jokowi: Saya Ingatkan Hati-hati!
"Wahai umat manusia yang panik dan ngeborong mie instant, hati-hati ntar atitnya bukan karena virus melainkan karena mie-nya," ujar Tompi.
Unggahan dr. Tompi ini telah mendapatkan lebih dari 3.300 like dan 1.300 retweet pada Selasa sore. Bahkan ada lebih 390 komentar di sana.
Beberapa warganet juga heran dengan banyaknya kabar hoaks yang beredar terkait virus corona.
"Sekarang ini banyak yang suka bikin hoaks sengaja kali ya mau bikin panik. Di desa saya masker masih banyak. Bahkan debu-debu jalan wilayah tambang cuma di siram air," tulis @adeteriyanaa.
"Bikin hoax kagak kira-kira wkwk," komentar dari @dennypermana09.
Harga Masker Mendadak Mahal
Berita Terkait
-
Seruan Bersatu Lawan Virus Corona, Video Jokowi Minum Jamu Diungkit
-
Dokter RSA UGM Ungkap Gejala Utama Terjangkit Virus Corona
-
Imbas Panic Buying karena Corona, Ada Kenaikan Belanja Hingga 15 Persen
-
Nekat Menimbun Masker saat Wabah Corona, Siap-siap Kena 'Azab' Ini
-
Anies Setop Izin Keramaian karena Corona, Formula E Belum Tentu Dibatalkan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik