Suara.com - Juru bicara penanganan virus corona untuk Indonesia, Achmad Yurianto, menceritakan kondisi ibu dan anak warga Depok, Jawa Barat, yang terinfeksi virus corona atau covid-19. Kekinian kedua pasien tersebut tengah menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.
Achmad mengatakan kedua pasien tersebut dalam kondisi baik dan masih berada di ruang isolasi.
"Kemarin saya nengok ke sana bersama pak menteri (Terawan). Saya mau tahu kondisi pasien seperti apa," ujar Achmad di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).
Ia menuturkan, untuk kondisi ibu pasien terjangkit covid-19, ketika melihat kondisi terakhir tidak berada di tempat tidur maupun dengan peralatan lengkap seperti alat oksigen dimulutnya.
"Saya tengok, yang usia tua sedang duduk membaca majalah. Tidak menggunakan selang oksigen, Itu tidak. Dia sedang membaca," ujar Achmad.
Kemudian Achmad melihat data dari dokter selama Ibu tersebut menjalani perawatan dirumah sakit juga tidak mengalami sesak nafas.
"Kemudian kami lihat list status pasien yang dibuat dokter. Kami baca, oh, ternyata suhunya tidak terlalu tinggi 37,5 derajat. Kemudian saya lihat masih ada batuknya, cuma sedikit. Keluhan lain tidak. Nyesek tidak," kata Achmad.
Sementara untuk anaknya yang berusia 31 tahun tersebut saat dilihat tidak sedang berbaring di tempat tidur.
"Kemudian saya lihat pasien yang muda, saya lihat dia mainan ponsel. Kemudian saya lihat statusnya, sama tidak panas. Kemudian batuknya satu dua. Tidak membutuhkan oksigen," ungkap Achmad.
Baca Juga: Ridwan Kamil Larang Sekolah Studi Banding ke Bali karena Takut Corona
Meski demikian, Achmad mengakui hari ini belum mengecek secara langsung kondisi pasien. Namun, dirinya telah menghubungi dokter khusus di RS Sulianti Saroso melalui sambungan telepon yang menyebut kondisi kedua warga Depok makin hari berangsur baik.
"Tadi saya telepon Dirut rumah sakitnya, saya tanya bagaimana keadaan mereka. Dia bilang lebih bagus dari pada kemarin-kemarin. Jadi sudah tanpa keluhan apapun. Tetapi tetap perlu kami isolasi," tutup Achmad.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi