Suara.com - Viral video pria ngamuk dan mencaci maki kiai di pondok pesantren. Video tersebut beredar di media sosial.
Dalam video tampak seorang pria yang diduga merupakan wali murid atau santri pondok pesantren tengah memarahi sampai menunjuk-nunjuk muka kiai.
Sang kiai hanya duduk diam dan menundukkan kepala saat dicaci maki pria yang diduga wali santri.
Pria itu juga tampak memukul kiai paruh baya ini dengan secarik kertas yang ia pegang.
Kejadian itu sendiri disaksikan oleh para pengurus pondok pesantren.
Orang tua murid itu sempat adu mulut dan bahkan nyaris adu jotos dengan pengurus di pondok pesantren tersebut.
Beberapa orang dalam video itu juga terlihat berusaha melerai pertengkaran antara wali murid tersebut dengan pengurus pondok pesantren.
Dilansir dari Terkini.id -- Jaringan Suara.com, peristiwa tersebut terjadi di Pondok Pesantren Al Mujtahadah di Jalan Handayani Gang Ros, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau.
Dari kabar yang beredar, pria yang belum diketahui identitasnya ini mengamuk lantaran anaknya dikeluarkan dari Pondok Pesantren Al Mujtahadah.
Baca Juga: Habis Rp330 Ribu Ternyata Dapat Masker Bekas, Curhatan Warganet Ini Viral
Orang tua santri ini diduga tidak terima anaknya dikeluarkan meskipun anaknya itu disebut telah melanggar peraturan di pesantren tersebut.
Berita Terkait
-
Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Pesantren Kini Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali