Suara.com - Kementerian Sosial menyelenggarakan pemeriksaan untuk seluruh pegawai demi cegah penularan novel coronavirus khususnya di lingkungan kantor pusat Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat.
“Upaya ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden untuk melaksanakan tindakan-tindakan preventif di lingkungan kerja. Selain itu, kami akan adakan protokol tambahan bagi karyawan yang ingin memasuki lingkungan kerja yaitu pengecekan suhu tubuh serta penyediaan masker,” kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara di Kantor Pusat Kementerian Sosial diJakarta, Rabu (4/3/2020).
Upaya ini diperkuat dengan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID 2019) di Lingkungan Kementerian Sosial. Surat Edaran ini mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi Novel Coronavirus (Infeksi 2019-nCoV) sebagai Penyakit yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangannya.
Surat Edaran tersebut berisikan himbauan agar setiap pegawai mengupayakan perilaku sehat serta lingkungan kerja yang bersih dan higienis, menerapkan gaya hidup sehat, serta menggunakan masker saat batuk. Perjalanan ke luar negeri, terutama ke negara yang teridentifikasi terjadi penyebaran virus COVID 19 untuk ditangguhkan serta untuk memeriksakan kesehatan apabila pulang dari penugasan/tugas belajar atau perjalanan ke luar negeri.
Selain itu, Kementerian Sosial juga mengupayakan berbagai langkah konkrit dalam pencegahan penularan COVID 19 seperti menyediakan alat deteksi suhu di beberapa lokasi di kantor Kementerian Sosial, memastikan ketersediaan sabun cuci tangan dan air bersih, menyediakan cairan antiseptik di setiap pintu masuk dan lift, serta menyediakan masker untuk pegawai.
“Kami juga akan menambah stok obat di poliklinik kami seperti obat flu dan vitamin-vitamin peningkat daya tahan tubuh,” kata Mensos.
Saat ditanya seberapa lama tindakan ini akan dilaksanakan, lulusan Riverside City College dan Chapman University di Amerika Serikat ini menjelaskan bahwa tindakan ini akan dilaksanakan seterusnya. “Ini merupakan kebiasaan yang baik sehingga dengan atau tanpa keberadaan coronavirus, tindakan ini akan tetap dilanjutkan,” kata Menteri Ari.
WHO menyatakan bahwa Novel Coronavirus (COVID 19) termasuk dalam keluarga virus penyebab penyakit pernafasan dari flu biasa hingga penyakit yang berbahaya seperti MERS-CoV dan SARS-CoV. Tanda-tanda penularan virus ini serupa dengan penyakit flu biasa ringan hingga sedang seperti pilek, batuk, tenggorokan gatal, dan demam. Penularan Coronavirus dari manusia ke manusia diperkirakan melalui kontak langsung melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan penderita saat bersin dan batuk. Diketahui bahwa virus ini kini telah menyebar ke seluruh benua kecuali Antartika.
Baca Juga: Antisipasi Corona, Kemensos Naikkan Indeks Bantuan Sembako
Berita Terkait
-
Antisipasi Corona, Kemensos Naikkan Indeks Bantuan Sembako
-
Nilai Bantuan Ditambah, Mensos Minta Penerima Manfaat Belanjakan Uangnya
-
Istri Mensos Tegaskan Lagi Negara Hadir Saat Masyarakat Mengalami Bencana
-
Pastikan Korban Banjir Tertangani, Mensos Kunjungi Pengungsian di Jateng
-
Dapat Penghargaan Atas Aksi Heroiknya, Kodir dan Sudiro: Kami Tak Sanggup
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba
-
Polrestabes Surabaya Buru Pelaku Lain Kasus Pembacokan Anggota PSHT, Sejumlah Nama Masuk DPO
-
Akal-akalan Komisi Fiktif Asuransi Pelni Rp15,6 Miliar, 4 Petinggi Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Rahasia Gelap Mantan Tunawisma di Balik Minimarket yang Merepotkan!
-
Enam Hari Menembus Ombak: ABK yang Hilang di Perairan Pulau Kelagian Akhirnya Ditemukan
-
Prabowo Bersedia ke Korea Utara, Apakah Indonesia Punya Hubungan Diplomatik dengan Korut?
-
Bukan Cuma THR, Bupati Fadia Arafiq Minta Setoran Kado Ultah ke Kepala Dinas
-
Daftar Lengkap Rangkaian Acara HUT ke-81 RI: Dari Zikir Kebangsaan hingga Merdeka Run
-
Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting
-
Bukan Cuma Murah, Tren 'Smart Shopping' Ini Bikin Dompet Lebih Tenang di Akhir Bulan