Suara.com - Unggahan NF, pelaku pembunuhan bocah 6 tahun di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat tengah viral di media sosial.
Salah satu yang menjadi sorotan warganet adalah video NF memakai topeng dan rambut palsu.
Dalam video tersebut, NF tampak memakai rambut palsu berwarna biru. Perempuan 15 tahun ini juga memakai topeng berwana putih dan merah yang menutupi wajahnya.
Penampilan NF dalam video itu mirip seperti karakter game Sally Face.
Sambil merekam dirinya sendiri, awalnya NF melakukan salam tiga jari seperti membentuk salam metal.
Ia lalu menekuk tiga jarinya (jempol, telunjuk, dan kelingking). Dua jari lain (jari tengah dan jari manis) diluruskan.
Video itu juga menunjukkan swafoto NF dengan gaya lain dalam cuplikan berikutnya. Namun remaja ini masih terlihat mengenakan rambut palsu dan topeng.
Salah satu video itu diunggah oleh akun Twitter @MahesSyailendra pada Minggu (8/3/2020). Warganet telah menonton video itu lebih dari 500 ribu kali.
Baca Juga: Gejayan Memanggil Tolak Omnibus Law, GKR Hemas: Berpikiran Positif Dululah
Bahkan unggahan itu mendapat lebih dari 6.900 retweet dan 20 ribu likes, pada Senin (9/3) sore.
"Videonya si pelaku, sebelum dia melakukan aksinya. Serem," tulis @MahesSyailendra.
Akun Twitter @MahesSyailendra juga menunjukkan beberapa postingan NF di Facebook dan gambar sketsa karya pelaku.
Beberapa warganet yang berkomentar di unggahan itu juga merasa seram setelah melihat videonya.
Psikolog Anak: NF Tak Bisa Dikategorikan Psikopat
Psikolog Anak Anna Surti Ariani menilai tersangka NF (15) tidak bisa serta merta didiagnosis mengidap penyakit kejiwaan Psikopati, meski sudah membunuh bocah 5 tahun berinisial APA yang tak lain adalah tetangganya sendiri pada Kamis (9/3/2020).
Tag
Berita Terkait
-
Siswi SMP Simpan Mayat Bocah di Lemari, KPAI: Guru BK Harusnya jadi Benteng
-
Curhatan NF: Mau Bunuh Bayi hingga Aku Selalu Mencintaimu
-
KPAI: Adik Pelaku Pembunuhan di Sawah Besar Harus Dapat Perhatian Psikolog
-
Kriminolog: NF Pembunuh Balita Bisa Saja Dipantau Jiwanya Seumur Hidup
-
KPAI Sebut Gadis Pembunuh Anak di Sawah Besar Perlu Diperhatikan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan