Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan ada 2 orang pasien positif virus corona meninggal dunia. Jumlah pasien virus corona terakhir ada 34 orang.
Hanya saja Jokowi tak merinci nomor pasien positif virus corona yang meninggal itu. Hal itu dikatakan Jokowi di Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020).
"Per tanggal 12 Maret, di Indonesia 34 kasus telah terkonfirmasi. Dan 2 pasien meninggal dunia," kata Jokowi.
Sebelumnya, Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto baru menyatakan pernyataan resmi satu orang positif corona meninggal dunia di Indonesia, Rabu (11/3/2020) dini hari pukul 02.00 WIB. Sosok positif virus corona itu seorang WNA.
WNA tersebut sebenarnya sudah menderita penyakit yang cukup berat, termasuk diabetes, hipertensi, serta penyakit paru.
WNA itu mempunyai diabet, hipertensi, paru obstruksi menahun. Pasien ini seorang perempuan usia 53 tahun.
Sementara dalam kasus baru yang diumumkan Jokowi, belum diketahui pasien positif virus corona mana yang meninggal.
Berita Terkait
-
Cegah Corona, Ridwan Kamil Ganti Salaman di Jabar dengan Salam Sunda
-
Positif Corona, Donovan Mitchell Jadi Pemain Kedua Utah Terinfeksi Covid-19
-
Diteror Wabah Corona, Menag Pastikan Agenda Ramadan Tetap Berjalan Normal
-
Persik Vs Persiraja, Suhu Tubuh Pemain Diperiksa untuk Cegah Virus Corona
-
Komisi 1 DPR: Lockdown Sebagai Opsi Cegah Corona, Tapi...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT