Suara.com - Tak perlu khawatir ketika anda kehabisan cairan disinfektan saat mencari di warung atau toko. Sekarang, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah.
Ini adalah tips yang diberikan Dokter Nahla Shihab dalam membuat disinfektan sendiri di rumah.
Seperti yang dijelaskan melalui akun Instagram saudaranya, yakni Najwa Shihab, cara membuat cairan disinfektan ini cukup praktis dan efisien.
Caranya, cukup campurkan 95ml pemutih pakaian dan 905ml air. Campuran tersebut akan menghasilkan 1000m larutan disinfektan.
Bleaching atau pemutih pakaian mengandung sodium hypochlorite (natrium hipoklorit) dengan konsentasi 5.25%.
Untuk bahan disinfektan, dibutuhkan natrium hipoklorit 0.5%. Jadi untuk mendapat konsentrasi yang sesuai, perlu pengenceran.
Masukkan larutan campuran pemutih dan air tersebut ke dalam botol semprot. Bisa menggunakan botol semprot bekas apa saja.
Namun setelah larutan habis, jangan gunakan botol tersebut untuk tempat minum.
Larutan ini lalu disemprotkan ke permukaan alat dan benda yang sering disentuh seperti gagang pintu, sakelar lampu, remote TV dan AC, telepon, keran, jet shower, penyiram toilet, meja makan, hingga sofa.
Baca Juga: Usai Bertemu Menteri Belanda, Wagub Emil Lakukan Tes Corona, Ini Hasilnya
Semprotkan sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.
Pusat Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan bahwa cairan disinfektan mampu membatasi kelangsungan hidup virus corona di lingkungan sekitar.
Berita Terkait
-
Antisipasi Penyebaran Corona, Najwa Shihab Pilih Kerja dari Rumah
-
Taman Pintar Yogyakarta Terapkan Strategi untuk Hadapi Covid-19
-
Gerbong Kereta di Stasiun Pasar Senen Disemprotkan Cairan Disinfektan
-
Jangan Salah, Minum Air Putih Tidak Membunuh Virus Corona Ini Alasannya
-
Antisipasi Penyebaran Corona, KRL Disemprotkan Cairan Disinfektan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia