Suara.com - Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sidak ke Pasar Induk Cipinang dan PT Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta Timur, pada Rabu.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial bahwa sejumlah pertokoan di DKI Jakarta, tutup.
"Untuk memastikan beberapa hari ini banyak beredar hoaks yang menyampaikan ada beberapa pasar dan pertokoan di DKI tutup. Tapi setelah kami pastikan, semua menyatakan sampai hari ini buka seperti biasa," kata Sigit.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tidak panik karena informasi yang menarasikan sejumlah pertokoan di DKI Jakarta tutup hanyalah hoaks semata.
Pengecekan juga dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras untuk masyarakat Jakarta mencukupi hingga Lebaran 2020.
"Tadi kami cek di gudang, di pendistribusian, di pasar, ketersediaan beras hingga Lebaran sangat cukup," kata mantan Kapolda Banten ini.
Dengan demikian, pihaknya meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan beras. Terlebih tak lama lagi akan ada panen raya.
Sementara untuk komoditas bawang putih akan ada pasokan yang masuk dari luar negeri dalam jumlah besar pada Maret ini.
"Sehingga tak perlu lagi ada kepanikan mengumpulkan dalam jumlah tertentu (belanja berlebih)," katanya.
Baca Juga: Viral Pasien Corona Roboh di Stasiun Duren Kalibata, KCI: Hoaks
Sigit menambahkan saat ini Satgas Pangan sedang berupaya menurunkan harga gula yang naik di pasaran.
Kenaikan harga gula disebabkan adanya kenaikan permintaan dari konsumen seiring isu penularan COVID-19.
Stok gula untuk DKI Jakarta, kata dia, masih mencukupi hingga Bulan April dan Mei 2020.
"Secara umum untuk stok April sampai Mei harusnya ada," katanya.
Mantan Kadiv Propam Polri ini menyebut, gula impor juga tak lama lagi akan masuk ke Indonesia.
Dalam kunjungannya, Kabareskrim Sigit didampingi Kepala Satgas Pangan Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Hadir juga Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi. (Antara).
Tag
Berita Terkait
-
Masjid Agung Baitussalam Purwokerto Disemprot Disinfektan untuk Salat Jumat
-
Update Corona di Jogja: 2 Pasien Positif, 8 Pasien Tunggu Hasil Uji Lab
-
Yuni Shara Tolak Semua Tawaran Nyanyi Demi Cegah Corona
-
Polda Jabar Periksa Tiga Orang Penyebar Informasi Bohong Virus Corona
-
Virus Corona Covid-19 Bertahan di Udara 3 Jam, WHO Sarankan Pencegahan!
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda