Suara.com - Sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang calon penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan jatuh pingsan. Calon penumpang tersebut disebut-sebut pingsan akibat terjangkit virus corona atau Covid-19
Video amatir itu salah satunya diunggah oleh pemilik akun Twitter @FBU72. Dalam video berdurasi 10 detik tersebut terlihat empat orang petugas Stasiun Kalibata tengah membantu calon penumpang yang pisan tersebut.
"Waduh, waduh, waduh, corona ini corona," ucap pria yang mengambil video lewat ponsel tersebut.
Sementara itu, pemilik akun Twitter @FBU72 itu pun sempat mempertanyakan kebenaran dari informasi yang disampaikan lewat video tersebut. Dia mengaku mendapat video tersebut setelah viral di grup WhatsApp.
"Ada beredar di WA group tentang video di Stasiun Kalibata.... tidak jelas apakah suspect corona atau apa? Bisa info kejadian ini apa @KAI121 @InfoKAI_121 ??" kicaunya.
Terkait hal itu, Kapolsek Pancoran, Kompol Johanis Soeprijanto Sinateroe memastikan bahwa informasi yang beredar dalam video tersebut tidak benar alias hoaks.
Menurutnya, calon penumpang tersebut pingsan akibat kelelahan lantaran belum makan.
"Itu hoaks yang ada di YouTube itu klarifikasi-nya penumpang yang kelelahan karena belum makan setelah ditolong oleh pengamanan stasiun beliau sudah pulih sediakala dan sudah bisa melanjutkan perjalanannya kembali," kata Johanis saat dikonfirmasi, Rabu (18/3/2020).
Johanis mengemukakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/3) pekan lalu. Kekinian pelaku penyebar video hoaks tersebut pun tengah diburu oleh Tim Patroli Siber Polri.
Baca Juga: Pengemudi Taksi dan Ojol Setuju Jakarta Lockdown Corona, Asal...
"Itu sudah kami laporkan ke rekan-rekan patroli cyber untuk pengunggah hoaks tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
Pengemudi Taksi dan Ojol Setuju Jakarta Lockdown Corona, Asal...
-
Empat dari 15 saksi yang Diperiksa Terkait Hoaks Corona di Blitar Ditahan
-
DIY Positif Corona, Ini Enam Himbauan dari Sri Sultan HB X
-
Pernyataan Lengkap Pesan Kejut Anies Batasi Transportasi Massal
-
Marak Hoaks Tutup karena Corona, Kabareskrim Sidak Pasar Induk Cipinang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim