Suara.com - Bahtiar Anggoro, menggunakan seragam loreng sujud di kuburan ibunya. Ia mendapat kabar ibundanya meninggal ketika dinyatakan lulus menjadi prajurit TNI Angkatan Laut.
Sosoknya menjadi viral dan mendapatkan banyak dukungan dari warganet.
Dalam unggahan akun Instagram resmi milik TNI Angkatan Laut, @tni_angkatan_laut, tampak foto Bahtiar mengunjungi makam ibunya di desa Tranyeman Kecamatan Slawi, Tegal, Jawa Tengah.
"Rasa khusyuk dan haru begitu terasa ketika sang Prajurit menengadahkan tangan berdoa di makam sang ibu dan air matapun tak bisa lagi terbendung terdengar lirih terucap," tulis akun @tni_angkatan_laut.
Dalam foto itu, Bahtiar didampingi Komandan Sekolah Tamtama Letkol Mar Parison Renaldo Siregar serta Binsis Kompi Halong Serda Mar Khoirul Hakim dan Kopda Mar Siswo Widodo N.
Akun @tni_angkatan_laut menggambarkan bagaimana ucapan Bahtiar saat bersimpuh di makam sang ibunda.
"Bu, Bahtiar sudah jadi Prajurit maafkan Bahtiar belum bisa membahagiakan Ibu, Bahtiar harap ibu bangga melihat ananda sudah memakai seragam TNI," tulisnya.
Danlanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis, MTr Hanla CHRMP tak ingin sang prajurit berlarut dalam kesedihan. Ia lalu mengusap punggung Bahtiar untuk menguatkan.
"Tegarkan hatimu Prajurit teruskanlah Perjuanganmu, Ibumu Tersenyum Bangga Padamu," kata Ridwan.
Baca Juga: Saat Menkes, Men-BUMN dan Panglima TNI Lepas Copot Masker di Wisma Atlet
Berdasarkan penjelasan akun resmi TNI AL ini, Bahtiar kemudian kembali ke Pusat Latihan Pendididikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil) Dasmil Kawah Candradimuka Bumi Moro Juanda Surabaya.
"Perlu diketahui bahwa siswa Bahtiar Anggoro menerima berita meninggalnya Ibunda, pada saat bersamaan dengan pengumuman dirinya diterima menjadi siswa Diksarmil dan yang bersangkutan baru tahu setelah HP miliknya dikembalikan oleh pihak Lapetal," tulis @tni_angkatan_laut.
Tangis Bahtiar pecah
Bahtiar tak bisa membendung air matanya ketika mendapat kabar bahwa sang ibu meninggal dunia. Padahal pada saat yang sama, ia dinyatakan lulus menjadi prajurit terbaik TNI AL.
Momen haru ini diunggah oleh akun Instagram @lapetal_tni_al, pada Kamis (19/3/2020).
"Kepala Lembaga Penyedia Tenaga Angkatan Laut Kolonel Laut (S) Gatot Hariyanto memberikan semangat kepada calon prajurit terbaik TNI Angkatan Laut yang saat dinyatakan lulus namun mendapat kabar ibunda tercinta meninggal dunia," tulis @lapetal_tni_al.
Berita Terkait
-
Belanjaan Dicuci Pakai Sabun, Warganet : Antisipasi Maksimal
-
Viral Video Pasar Beringharjo Sepi Pengunjung, Pedagang Main Gebokan
-
Heboh Pakai Hand Sanitizer ke Seluruh Tubuh Cegah Corona, Videonya Viral
-
Kabar Gembira! Kondisi Dokter Handoko Gunawan Dikabarkan Membaik
-
Masker Ludes, Pria Tutupi Wajah dengan Sepatu Hindari Corona
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah