Suara.com - Satpol PP Kota Batam menghentikan acara pesta pernikahan yang dilangsungkan di Hotel berbintang pda Sabtu (21/3/2020) malam.
Penghentian acara pernikahan di Swiss-Bellhotel Harbour Bay, Jodoh, Batu Ampar, Kota Batam tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Corona yang belakangan mewabah di tanah air.
Saat pembubaran tersebut, Kabid Trantib Satpol PP Kota Batam Imam Tohari sempat naik panggung pelaminan dan mengimbau kepada tamu undangan untuk membubarkan diri secepatnya.
"Mengimbau dan memohon, sesegera untuk meninggalkan tempat," ujar Imam Tohari di atas panggung seperti diberitakan Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Minggu (22/3/2020).
Langkah yang dilakukan Satpol PP Kota Batam tersebut berdasar pada aturan pembatasan pagelaran massal termasuk resepsi pernikahan melalui Surat Edaran nomor 224 tahun 2020 tentang Upaya Bersama Peningkatan Kewaspadaan terhadap Resiko Penularan Infeksi Virus Corona Disease 2019 (COVID-19).
Surat edaran tersebut ditujukan pada usaha kepariwisataan dan perdagangan yang ditandatangani Wakil Wali Kota Amsakar Achmad pada 18 Maret 2020 lalu.
Meski begitu, upaya Satpol PP Kota Batam tersebut dinilai berlebihan. Lantaran di kawasan Jodoh, beberapa diskotik, tempat hiburan malam masih beroperasi dengan bebas.
Berita Terkait
-
Pendeta di Batam Meninggal Terkena Corona, Puluhan Jemaat Jalani Karantina
-
Geger Virus Corona, Lokasi Wisata di Bandung Berubah Sunyi
-
Usai Kasus Pembubaran Hajatan, Bupati Janji Terbitkan SK Larangan Keramaian
-
Polisi Bubarkan Hajatan untuk Cegah Corona, Ini Klarifikasi Bupati Banyumas
-
Satu Pria di Batam Positif Corona Setelah Kunjungi Paris
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya