Suara.com - Jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang positif terkena penyakit COVID-19 bertambah satu orang sehingga total yang terkena penyakit pandemik tersebut menjadi 13 orang.
"WNI tertular COVID-19 tambah satu orang dari Kuching. Informasi dari Kementrian Kesehatan Malaysia," ujar Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KBRI Kuala Lumpur, Agung Cahaya Sumirat ketika dihubungi di Kuala Lumpur, Senin (23/3/2020).
Dia mengakui adanya penambahan jumlah WNI positif COVID-19 hingga Senin (23/3) dari sebelumnya yang berjumlah 12 orang dengan rincian delapan orang di di Sabah dan empat orang di Kuala Lumpur.
Konfirmasi tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh KBRI Kuala Lumpur dari Dirjen Kesehatan Malaysia, per Kamis malam (19/3).
Kementerian Kesehatan Malaysia memastikan 12 WNI tersebut terinfeksi virus corona berkaitan dengan acara tablig akbar di Masjid Seri Petaling, Malaysia, pada 27 Februari-1 Maret 2020.
Sementara itu informasi yang dihimpun dari KJRI Kuching menyebutkan satu orang WNI yang terkena COVID-19 adalah seorang dosen di Universiti Sarawak Malaysia (Unimas).
Dosen pada Fakultas Applied and Creative Art tersebut pada 22 Maret 2020 melalui Rumah Sakit Umum Sarawak memberitahukan dirinya positif COVID-19 dengan gejala yang dirasakan sejak 10 Maret 2020.
KJRI telah melakukan langkah-langkah yakni berkoordinasi dengan pusat penanganan COVID-19 Sarawak untuk pengobatan yang bersangkutan.
Kemudian meminta bantuan pihak kesehatan Sarawak untuk membantu pihak keluarganya dalam penanganan pencegahan dengan tindakan isolasi di rumah dan tindakan penanganan lainnya bila terjadi gejala sesuai protokol pencegahan dan penanganan COVID-19.
Baca Juga: Dirawat karena Corona, Andrea Dian Pikirkan Bantuan untuk Orang Lain
Meminta kepada rekan-rekan, mahasiswa atau orang-orang yang berhubungan dengan dia pada kurun 10 Maret sampai saat ditetapkan positif untuk melakukan protokol pencegahan (karantina atau isolasi) atau menghubungi otoritas kesehatan Sarawak meminta saran dan pemeriksaan diri atas virus COVID-19.
Berita Terkait
-
Beroperasi Sore Ini, Wisma Atlet Akan Langsung Rawat Pasien Virus Corona
-
Rasanya Manis dan Lembut, Tisu Toilet Ini Ternyata Bisa Dimakan
-
Arema FC Perpanjang Libur Pemain dan Tunggu Keputusan PSSI
-
Dicegat Petugas karena Marak Corona, Sopir Ojol Disemprot Disinfektan
-
PM Jepang: Penundaan Olimpiade 2020 Mungkin Tak Terhindarkan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan